mahasiswa KKN Universitas Diponegoro menyerahkan leaflet dan poster promosi produk tempe BUMDes kepada pengurus BUMDes Desa Dalangan
Jatengx.com, Sukoharjo – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro Tahun 2026 melaksanakan Program Kerja Multidisiplin 1 bertajuk Promosi dan Branding Digital Marketing Produk Tempe bagi pengurus dan anggota BUMDes melalui media leaflet dan poster sebagai upaya meningkatkan daya tarik dalam mengembangkan pemasaran produk Desa Dalangan pada Selasa, (28/7) di Joglo Dalangan, Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo.
Program ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengembangan potensi ekonomi Desa Dalangan, khususnya melalui peningkatan daya tarik pemasaran produk tempe yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Enina Meisya Sembiring menyampaikan kegiatan difokuskan pada pengenalan konsep branding dan digital marketing yang dapat diterapkan oleh pengurus dan anggota BUMDes untuk memperkuat identitas produk, memperluas jangkauan promosi, serta meningkatkan daya tarik produk tempe di tengah persaingan pasar.
Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai pentingnya branding dalam membangun identitas dan citra produk. Peserta diberikan pemahaman mengenai unsur-unsur branding, seperti nama produk, tampilan visual, informasi produk, serta penyampaian keunggulan produk kepada calon konsumen.
Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan strategi digital marketing sebagai salah satu cara untuk memanfaatkan media digital dalam memperkenalkan dan memasarkan produk tempe kepada masyarakat secara lebih luas.
Selanjutnya, mahasiswa KKN memberikan pendampingan mengenai pemanfaatan media promosi berupa leaflet dan poster. Media tersebut dirancang dengan menampilkan informasi mengenai produk tempe BUMDes secara ringkas dan menarik sehingga dapat digunakan sebagai sarana untuk memperkenalkan produk kepada konsumen.
Peserta juga diberikan penjelasan mengenai cara menyusun informasi promosi yang mudah dipahami, menarik perhatian, serta mampu menonjolkan keunggulan produk.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab bersama pengurus serta anggota BUMDes. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, kendala, dan kebutuhan yang dihadapi dalam proses pemasaran produk tempe.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan pengurus dan anggota BUMDes dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya identitas produk dan strategi pemasaran dalam meningkatkan daya saing usaha desa.
Sebagai bentuk luaran program, Enina Meisya Sembiring selaku mahasiswa KKN Universitas Diponegoro menyerahkan leaflet dan poster promosi produk tempe BUMDes kepada pengurus BUMDes Desa Dalangan. Media promosi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sarana informasi dan promosi produk, baik dalam kegiatan pemasaran secara langsung maupun sebagai pendukung promosi melalui media digital yang sejalur dengan program studi Sastra Indonesia.
“Dengan adanya media promosi yang lebih informatif dan menarik, produk tempe diharapkan dapat lebih mudah dikenali oleh masyarakat dan calon konsumen,” ujar Enina Meisya Sembiring
Melalui pelaksanaan program ini, diharapkan pengurus dan anggota BUMDes Desa Dalangan semakin memahami pentingnya branding dan digital marketing dalam mengembangkan pemasaran produk tempe. Selain itu, pemanfaatan media promosi yang tepat diharapkan dapat membantu meningkatkan daya tarik produk, memperluas jangkauan pemasaran, serta mendorong peningkatan potensi ekonomi produk unggulan Desa Dalangan.
Program kerja ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa Universitas Diponegoro dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penerapan ilmu komunikasi, bahasa, dan pemasaran dalam pengembangan usaha desa. Dengan adanya pendampingan dan media promosi yang telah disusun, diharapkan BUMDes Desa Dalangan dapat terus mengembangkan strategi pemasaran secara berkelanjutan dan meningkatkan daya saing produk tempe di pasar yang lebih luas.
Penulis: Enina Meisya Sembiring
Fakultas Ilmu Budaya, Program Studi Sastra Indonesia
Editor: Azis



