
DEMAK – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 36 Desa Waru, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, turut serta dalam mendampingi dan melatih kelompok paduan suara di MTs Anwarul Qur’an. Pendampingan ini dilaksanakan dalam dua sesi latihan pada Selasa, 4 Agustus 2026 dan Jumat, 7 Agustus 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas teknik vokal, kekompakan, serta kesiapan para siswa dalam menghadapi berbagai kegiatan upacara dan acara formal sekolah.
Dalam proses persiapan upacara bendera maupun peringatan hari besar, peran kelompok paduan suara sangat krusial untuk menjaga ketakdiman dan ritme jalannya acara. Namun, keterbatasan pembinaan teknik vokal dan artikulasi dasar sering kali menjadi kendala bagi siswa di tingkat sekolah menengah dalam menyanyikan lagu-lagu nasional secara optimal.
Melihat kebutuhan tersebut, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 36 mengambil inisiatif untuk terjun langsung membantu proses latihan. Pendampingan dilakukan secara bertahap, mulai dari teknik pernapasan, pembagian suara, artikulasi, hingga penyesuaian tempo lagu agar selaras dengan ketukan pengibar bendera.
Selama pendampingan berlangsung pada 4 dan 7 Agustus 2026, para siswa MTs Anwarul Qur’an menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mahasiswa KKN tidak hanya memberikan arahan teknis, tetapi juga membangun rasa percaya diri siswa agar dapat tampil maksimal tanpa ragu di depan seluruh warga sekolah.
Pihak sekolah menyambut positif kehadiran mahasiswa KKN UPGRIS 36 yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk membimbing tim paduan suara MTs Anwarul Qur’an.
“Kehadiran adik-adik mahasiswa KKN sangat membantu kami dalam menggembleng pendampingan paduan suara ini. Anak-anak menjadi lebih percaya diri, teknik vokal dan ketukan lagu mereka jauh lebih teratur dibanding sebelumnya. Bantuan ini memberikan motivasi besar bagi para siswa untuk terus berlatih dengan disiplin,” Ujar tribuna chitra assanahyo jaya tanjung S.h guru Pembina Paduan Suara MTs Anwarul Qur’an.
Ketua Tim KKN UPGRIS Kelompok 36 Desa Waru juga menyampaikan harapannya agar pendampingan ini membawa dampak jangka panjang bagi kedisiplinan dan keterampilan seni para siswa.
“Kami melihat potensi yang sangat besar dari adik-adik di MTs Anwarul Qur’an. Pendampingan ini kami rancang agar mereka tidak hanya sekadar hafal lirik, tetapi juga memahami teknik bernyanyi kelompok yang benar serta memupuk kedisiplinan. Semoga modal latihan ini terus diteruskan untuk kegiatan-kegiatan sekolah ke depannya,” ujar Isfadhil Kholifatul Anwar Lutfi Toha, Ketua Tim KKN UPGRIS 36
Program pendampingan ini merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa KKN UPGRIS 36 dalam mendukung kegiatan pendidikan non-akademik di Desa Waru.
Penulis : Tim Publikasi mahasiswa KKN UPGRIS 36 Desa Waru




