Antusiasme Karang Taruna Desa Mendak Mengikuti Program Kerja Mahasiwa KKN
Jatengx.com, Klaten – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) Tahun 2026 melaksanakan rangkaian program kerja sosial kemasyarakatan (SOSMAS) bidang sains dan teknologi (SAINTEK) di Desa Mendak, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten.
Rangkaian kegiatan tersebut, dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui edukasi mengenai keselamatan berkendara, pengelolaan pangan rumah tangga, pemanfaatan limbah organik, serta penggunaan energi terbarukan.
Keempat program tersebut menyasar kebutuhan yang berbeda di tengah masyarakat Desa Mendak. Kegiatan dikemas melalui sosialisasi interaktif, diskusi, penyampaian materi, serta pembagian media edukasi berupa leaflet agar informasi yang diberikan dapat dipahami dan diterapkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu program yang dilaksanakan adalah “Desa Mendak Safety Riding: Edukasi Keselamatan Berkendara bagi Karang Taruna” oleh Muhammad Fadli. Program ini menyasar Karang Taruna Desa Mendak dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku aman dalam berkendara.
Materi yang diberikan mencakup penggunaan alat pelindung diri seperti helm berstandar SNI, kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum digunakan, identifikasi potensi bahaya saat berkendara, serta tindakan yang tepat ketika menjumpai atau mengalami kecelakaan di jalan.
Melalui edukasi tersebut, anggota Karang Taruna diharapkan tidak hanya memahami pentingnya keselamatan berkendara bagi diri sendiri, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan Desa Mendak. Materi edukasi disampaikan menggunakan media presentasi dan didukung dengan leaflet keselamatan berkendara yang dapat digunakan peserta sebagai bahan informasi setelah kegiatan berlangsung.
“Sosialisasi hari ini sangat seru, teman-teman KKN membuat kami paham materi tetapi dengan cara yang fun. Sesi tanya jawab, kesimpulan, dan kesan pesan diringkas menarik sehingga kami lebih excited untuk ikut serta,” ujar salah satu karang taruna RW 1 Desa Mendak.

Selain keselamatan berkendara, edukasi mengenai pengelolaan pangan rumah tangga juga diberikan melalui program “Edukasi Pengurangan Food Waste melalui Pengelolaan Pangan Rumah Tangga yang Bijak” oleh Sheyla Ardia Pramesti. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mengurangi pemborosan makanan melalui pengelolaan pangan yang tepat.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai cara merencanakan pembelian bahan pangan, teknik penyimpanan bahan pangan yang benar, pemanfaatan sisa makanan yang masih layak konsumsi, serta perbedaan antara label best before dan tanggal kedaluwarsa. Edukasi juga dilengkapi dengan leaflet sebagai media pendukung agar informasi dapat dipahami dan diterapkan kembali oleh masyarakat dalam pengelolaan pangan sehari-hari.
Program SOSMAS SAINTEK lainnya dilakukan oleh Fadhilah Aulya Rahmah melalui “Edukasi Pemanfaatan Limbah Cangkang Telur sebagai Sumber Kalsium untuk Tanaman”. Program tersebut memperkenalkan pemanfaatan cangkang telur yang selama ini menjadi limbah rumah tangga menjadi bahan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman.
Masyarakat diberikan edukasi mengenai kandungan kalsium karbonat (CaCO₃) pada cangkang telur, manfaatnya bagi kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman, serta cara mengolah cangkang telur menjadi pupuk sederhana dalam bentuk serbuk maupun cair.
Materi disampaikan secara interaktif dengan didukung media PowerPoint dan leaflet. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat mengurangi limbah organik rumah tangga sekaligus memanfaatkannya menjadi sesuatu yang lebih bernilai dan ramah lingkungan.

Sementara itu, Axel Jeremiah Hasudungan melaksanakan program “Edukasi Pemanfaatan Energi Terbarukan Demi Membangun Kesadaran Masyarakat akan Konsumsi Energi yang Ramah Lingkungan”. Program tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan wawasan masyarakat mengenai pentingnya transisi dari ketergantungan terhadap energi fosil menuju pemanfaatan sumber energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan.
Materi edukasi mencakup pengenalan berbagai sumber energi terbarukan, seperti tenaga surya, biomassa, angin, dan air, serta manfaatnya bagi lingkungan. Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai penerapan teknologi energi terbarukan dalam skala sederhana dan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menghemat energi dalam kehidupan sehari-hari. Leaflet edukasi turut dibagikan kepada peserta sebagai media informasi yang dapat dibaca kembali setelah kegiatan.
Rangkaian program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat dan perangkat Desa Mendak. Edukasi yang diberikan dinilai memberikan tambahan pengetahuan mengenai berbagai persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari keselamatan di jalan, pengelolaan makanan, pemanfaatan limbah rumah tangga, hingga penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.
Pelaksanaan berbagai program SOSMAS SAINTEK tersebut menunjukkan bahwa edukasi sederhana dapat menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap persoalan yang ada di lingkungan sekitar. Tidak hanya memberikan pengetahuan secara langsung, mahasiswa juga menyediakan media edukasi berupa leaflet dan materi presentasi yang dapat digunakan kembali sebagai sumber informasi.
Melalui rangkaian program tersebut, mahasiswa KKN Tim II UNDIP berharap pengetahuan yang diberikan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat Desa Mendak.
Peningkatan kesadaran mengenai keselamatan berkendara, pengelolaan pangan yang bijak, pemanfaatan limbah rumah tangga, serta penggunaan energi yang ramah lingkungan diharapkan dapat mendorong terbentuknya perilaku masyarakat yang lebih aman, hemat, dan peduli terhadap lingkungan.
Penulis: mahasiswa KKN Tim II UNDIP Desa Mendak
Editor: Azis



