Mahasiswa bersama pemilik UMKM Argotelo
Jatengx.com, Salatiga – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melalui Program Kerja Multidisiplin 1 melaksanakan pendampingan bersama UMKM Argotelo di Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga. Kegiatan ini berfokus pada pengenalan penerapan ergonomi dalam aktivitas kerja serta pemberian rekomendasi alat bantu untuk mendukung proses produksi UMKM.
Program tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pendampingan mahasiswa KKN dalam mendukung optimalisasi aktivitas kerja di UMKM Argotelo. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memberikan edukasi mengenai pentingnya ergonomi, khususnya dalam memperhatikan postur tubuh, aktivitas fisik, serta kenyamanan selama bekerja.
Mahasiswa KKN penanggung jawab program, Rahma Fitriani Sinaga, menjelaskan bahwa kegiatan ini disusun berdasarkan pengamatan terhadap aktivitas kerja yang dilakukan di UMKM Argotelo.
“Melalui program ini, kami ingin memperkenalkan penerapan ergonomi yang sederhana dan sesuai dengan aktivitas kerja di Argotelo. Harapannya, edukasi dan rekomendasi yang diberikan dapat membantu pekerja dalam melakukan aktivitas kerja dengan lebih nyaman dan efisien,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan pengamatan terhadap aktivitas pengangkutan singkong sebagai salah satu bagian dari proses produksi. Hasil pengamatan tersebut kemudian digunakan sebagai dasar untuk memberikan rekomendasi perbaikan serta memperkenalkan konsep alat bantu yang dapat mendukung proses pemindahan bahan dalam kegiatan produksi.
Salah satu luaran yang dihasilkan berupa rancangan trolley ergonomis dan rel parkir. Rancangan tersebut disiapkan sebagai alternatif alat bantu untuk mempermudah proses pemindahan wadah singkong.
Konsep alat bantu dilengkapi dengan pegangan yang dapat disesuaikan, roda dengan rem, serta rel parkir yang dapat membantu proses pemindahan wadah secara lebih praktis. Rancangan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi UMKM dalam mengembangkan proses kerja yang lebih ergonomis.

Selain pengenalan rancangan alat bantu, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai Musculoskeletal Disorders (MSDs) dan faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam aktivitas kerja, seperti postur tubuh, gerakan berulang, penggunaan tenaga, serta aktivitas manual handling. Edukasi tersebut diberikan agar pekerja memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya memperhatikan kondisi tubuh selama bekerja.
Pemilik UMKM Argotelo, Toni Ananda, menyampaikan apresiasi atas kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Reguler Tim II Undip.
“Kegiatan ini memberikan pengetahuan baru mengenai ergonomi dalam bekerja. Kami jadi lebih memahami bahwa cara melakukan pekerjaan dan kenyamanan pekerja juga perlu diperhatikan dalam proses produksi,” ujarnya.
Melalui program ini, mahasiswa KKN UNDIP berharap edukasi dan rancangan yang telah diberikan dapat memberikan manfaat bagi UMKM Argotelo serta menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam pengembangan aktivitas produksi.
Pendampingan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan praktis UMKM melalui rekomendasi yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Penulis/Reporter: Rahma Fitriani Sinaga, Nadhira Azzahra, Dwi Cynthia, Muty Ma’Lufah, Alif Surya, Irgi Badjrani
Fotografer: Arka Zihni
Kontak Media/Humas Kelompok: kkndesaledok26@gmail.com
Editor: Azis



