Mahasiswa serahkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pembuatan Tempe Sebagai Upaya Peningkatan Standarisasi Produksi pada Unit Usaha BUMDes Desa Dalangan
Jatengx.com, Sukoharjo – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro Tahun 2026 melaksanakan Program Kerja Multidisiplin 2 dengan judul “Penyusunan dan Sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Pembuatan Tempe Sebagai Upaya Peningkatan Standarisasi Produksi pada Unit Usaha BUMDes Desa Dalangan” pada Selasa, (28/7) di Balai Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo.
Program ini diselenggarakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas dan standarisasi proses produksi pada unit usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Dalangan, khususnya pada unit produksi tempe.
Kegiatan ini difokuskan pada upaya penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas dan mudah diterapkan, sehingga proses produksi tempe dapat berjalan lebih konsisten, higienis, dan sesuai dengan standar mutu yang baik.
Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai pentingnya SOP dalam kegiatan produksi, tahapan-tahapan proses pembuatan tempe yang baik sesuai kaidah higiene dan sanitasi, serta faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas dan keberhasilan fermentasi tempe.
Selanjutnya, mahasiswa memaparkan secara rinci alur SOP yang telah disusun, mulai dari tahap persiapan bahan baku, proses perendaman dan perebusan kedelai, peragian, pengemasan, hingga penyimpanan produk tempe sebelum dipasarkan.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta, khususnya pengelola unit usaha BUMDes, diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman serta mendiskusikan berbagai kendala yang sering dijumpai dalam proses produksi tempe selama ini.
Pendekatan tersebut membantu pengelola BUMDes tidak hanya memahami SOP secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya secara konsisten dalam kegiatan produksi sehari-hari.
Sebagai bentuk luaran program, tim KKN Universitas Diponegoro menyerahkan poster edukasi “SOP Pembuatan Tempe” kepada pengelola Unit Usaha BUMDes Desa Dalangan sebagai media informasi yang dapat ditempel di area produksi dan dimanfaatkan secara berkelanjutan. Poster tersebut memuat tahapan-tahapan proses produksi tempe secara sistematis serta standar mutu yang perlu diperhatikan pada setiap tahapannya.
Melalui pelaksanaan program ini, diharapkan pengelola dan masyarakat Desa Dalangan semakin memahami pentingnya standarisasi proses produksi guna meningkatkan kualitas dan daya saing produk tempe BUMDes. Selain itu, program ini diharapkan dapat mengurangi variasi hasil produksi akibat proses yang belum terstandarisasi, sehingga produk yang dihasilkan lebih konsisten dan siap bersaing di pasar yang lebih luas.
Program kerja ini merupakan wujud pengabdian mahasiswa Universitas Diponegoro kepada masyarakat melalui penerapan ilmu manajemen produksi dalam upaya penguatan unit usaha desa. Dengan adanya penyusunan dan sosialisasi SOP ini, diharapkan pengelola BUMDes Desa Dalangan memiliki pedoman kerja yang jelas dan dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan mutu produksi tempe serta mendukung kemandirian ekonomi desa.
Penulis: Erina Fauziyah Ardiningrum
Editor: Azis



