Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 58 Desa Tlogopayung Memanen Kopi bersama Para Petani
Jatengx.com, Kendal – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 58 Desa Tlogopayung, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal turut membantu petani memanen kopi, salah satu komoditas unggulan desa. Langkan ini sebagai bentuk kontribusi mahasiswa terhadap sektor pertanian sekaligus upaya mengenali potensi lokal masyarakat.
Kegiatan panen dilaksanakan di salah satu kebun kopi milik warga. Selain membantu proses panen, mahasiswa juga berdialog dengan petani mengenai teknik budidaya, proses panen, hingga tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan produktivitas dan nilai jual kopi.
Koordinator Desa (Kordes) KKN UPGRIS Desa Tlogopayung, Muhammad Rifqi Anrij Hadaya, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi tema KKN UPGRIS Berdampak, yaitu hadir di tengah masyarakat dan berkontribusi secara nyata sesuai dengan potensi desa.
“Melalui kegiatan ini kami belajar secara langsung mengenai potensi kopi di Desa Tlogopayung sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat sehingga program KKN yang disusun benar-benar sesuai kebutuhan desa,” ujarnya.
Selain menjadi wujud pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ini juga memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa untuk memahami kondisi sosial, potensi ekonomi, serta karakteristik Desa Tlogopayung. Hasil observasi tersebut akan menjadi dasar dalam penyusunan program kerja KKN agar selaras dengan kebutuhan masyarakat dan potensi lokal yang dimiliki desa.
Kegiatan tersebut disambut baik oleh para petani karena mahasiswa ikut terlibat langsung dalam aktivitas pertanian. Diharapkan sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dapat menjadi langkah awal dalam menggali berbagai inovasi yang mendukung pengembangan potensi desa selama pelaksanaan KKN.
Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa akan melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang disesuaikan dengan potensi Desa Tlogopayung, khususnya pada bidang pertanian, pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pengembangan UMKM. Melalui hasil observasi dan keterlibatan langsung bersama masyarakat, mahasiswa berharap program kerja yang dilaksanakan mampu memberikan manfaat nyata serta mendukung pengembangan potensi Desa Tlogopayung secara berkelanjutan.
Penulis: Nisa Nurul Fatimah
Editor: Azis



