
Mahasiswa KKN UNDIP Tingkatkan Kesadaran Hukum Lingkungan Warga Desa Wonorejo melalui Pemanfaatan Biopori
Sragen – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Diponegoro (UNDIP) di Desa Wonorejo, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen, melaksanakan program kerja “Peningkatan Kesadaran Hukum Masyarakat dalam Pelestarian Lingkungan melalui Pemanfaatan Lubang Resapan Biopori.” Program kerja yang dilaksanakan oleh Salma Ovina, mahasiswa Fakultas Hukum UNDIP, ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kewajiban menjaga kelestarian lingkungan serta pengelolaan sampah yang sesuai dengan ketentuan hukum.
Desa Wonorejo memiliki potensi limbah sekam padi yang melimpah sebagai hasil samping kegiatan pertanian. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai media pengisian lubang resapan biopori. Namun, di sisi lain, masih terdapat kebiasaan masyarakat membakar sampah rumah tangga maupun limbah pertanian yang berpotensi menimbulkan pencemaran udara, gangguan kesehatan, serta meningkatkan risiko kebakaran.
Dalam pelaksanaannya, Salma Ovina menyusun modul edukasi hukum lingkungan dan memberikan penyuluhan serta diskusi interaktif kepada kelompok tani, Karang Taruna, dan masyarakat Desa Wonorejo. Materi yang disampaikan mencakup kewajiban masyarakat dalam menjaga lingkungan, dampak serta konsekuensi hukum dari praktik pembakaran sampah, dan pemanfaatan lubang resapan biopori sebagai alternatif pengelolaan sampah organik.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat didorong untuk menerapkan dan merawat lubang resapan biopori secara mandiri sekaligus mengurangi kebiasaan pembakaran sampah. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman mengenai aspek hukum lingkungan, tetapi juga menawarkan solusi sederhana yang dapat diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Program kerja ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan serta SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim melalui upaya pengurangan praktik pembakaran sampah dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan.
Sebagai luaran kegiatan, disusun booklet edukasi hukum lingkungan mengenai pelestarian lingkungan dan pemanfaatan lubang resapan biopori yang diserahkan kepada Pemerintah Desa Wonorejo sebagai bahan edukasi bagi masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran hukum masyarakat dan mendorong terbentuknya kebiasaan pengelolaan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Penulis: Salma Ovina




