Mahasiswa ajak siswa SDN Cempereng membedakan antara kebutuhan dan keinginan, menentukan prioritas sebelum membeli sesuatu, serta menyisihkan sebagian uang yang dimiliki untuk ditabung
Jatengx.com, Batang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) mendorong siswa SDN Cempereng, Desa Cempereng, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang untuk mulai mengenal cara mengelola uang jajan secara bijak dan membangun kebiasaan menabung sejak dini.
Langkah sederhana ini diperkenalkan sebagai upaya menanamkan kesadaran finansial kepada anak melalui kebiasaan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Kegiatan yang berlaksana pada Sabtu, (25/7) merupakan bagian dari program kerja yang diselenggarakan oleh Azra Yuvi Saraswati, mahasiswa Sekolah Vokasi, Program Studi Akuntansi Perpajakan.
Kegiatan ini dikemas secara interaktif dengan siswa diajak memahami bahwa uang jajan dapat digunakan dengan lebih terarah, tidak hanya untuk memenuhi keinginan sesaat, tetapi juga dapat disisihkan untuk kebutuhan dan tujuan di masa mendatang.
Siswa SDN Cempereng diperkenalkan pada cara sederhana dalam menentukan penggunaan uang jajan. Mereka diajak membedakan antara kebutuhan dan keinginan, menentukan prioritas sebelum membeli sesuatu, serta menyisihkan sebagian uang yang dimiliki untuk ditabung.
Pembahasan mengenai kebutuhan dan keinginan dikaitkan dengan situasi yang sering ditemui siswa dalam kesehariannya. Dengan contoh yang sederhana, siswa diajak memahami bahwa tidak semua barang yang ingin dibeli harus langsung dimiliki.
Membiasakan diri menentukan mana yang lebih penting menjadi salah satu langkah awal untuk menggunakan uang secara lebih bertanggung jawab.
Kebiasaan menabung juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Siswa diperkenalkan bahwa menabung dapat dimulai dari nominal kecil dan dilakukan secara rutin.
Uang yang disisihkan kemudian dapat diarahkan untuk mencapai tujuan tertentu, sehingga siswa mulai memahami bahwa mengelola uang bukan hanya tentang membelanjakannya, tetapi juga merencanakan penggunaannya.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif merespons pertanyaan, mengikuti pembahasan, dan berbagi pengalaman mengenai uang jajan yang mereka terima sehari-hari. Interaksi tersebut membuat pembelajaran berlangsung lebih santai sekaligus membantu siswa memahami bahwa kebiasaan mengatur uang dapat dimulai dari keputusan-keputusan kecil.
Azra Yuvi Saraswati, mahasiswa Sekolah Vokasi, Program Studi Akuntansi Perpajakan, Universitas Diponegoro, menyampaikan bahwa kebiasaan mengelola uang sebaiknya mulai dikenalkan kepada anak melalui hal-hal sederhana yang mereka temui setiap hari.
“Melalui kegiatan ini, saya ingin mengajak anak-anak memahami bahwa uang jajan bisa dikelola dengan lebih bijak. Tidak harus dalam jumlah besar, tetapi bisa dimulai dari membedakan kebutuhan dan keinginan serta menyisihkan sebagian uang untuk ditabung,” ujar Azra.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UNDIP berharap kebiasaan sederhana yang diperkenalkan kepada siswa SDN Cempereng dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kemampuan mengatur uang jajan, menentukan prioritas, dan menyisihkan uang untuk ditabung diharapkan menjadi langkah awal bagi anak untuk mengenal tanggung jawab dalam mengelola keuangan.
Upaya tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UNDIP dalam menanamkan kebiasaan positif sejak usia sekolah. Dari uang jajan yang sederhana, siswa diajak belajar membuat pilihan, menentukan prioritas, dan mempersiapkan tujuan mereka melalui kebiasaan menabung.
Penulis: Azra Yuvi Saraswati
Mahasiswa Sekolah Vokasi, Program Studi Akuntansi Perpajakan, Universitas Diponegoro
Editor: Azis



