Mahasiswa KKN-T IDBU 51 Undip melakukan pembuatan Pupuk Organik Cair dari limbah produksi tahu Omah Tahu Sehat Asri Serasi
Jatengx.com, Kab. Semarang — Limbah dari proses produksi tahu tidak selalu berakhir sebagai sisa yang terbuang. Mahasiswa KKN-T IDBU 51 Universitas Diponegoro di Desa Kenteng memanfaatkan limbah cair produksi tahu menjadi Pupuk Organik Cair (POC). Program ini dilakukan sebagai upaya mengolah limbah produksi menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna bagi masyarakat.
Naufal Farid Musthafa, mahasiswa KKN-T IDBU 51 Undip, memanfaatkan 2,5 liter limbah cair tahu sebagai bahan utama. Limbah tersebut kemudian dicampurkan dengan 100 ml molase dan 50 ml EM4 sebagai bahan pendukung fermentasi. Setelah seluruh bahan tercampur, campuran disimpan dalam wadah tertutup selama kurang lebih 14 hari hingga proses fermentasi berlangsung.

Setelah proses fermentasi selesai, POC dapat digunakan sebagai pupuk dengan terlebih dahulu mencampurkannya dengan air. Takaran yang digunakan yaitu 10 ml POC untuk 1 liter air atau dengan perbandingan 1 persen. Pemanfaatan tersebut memberikan alternatif penggunaan limbah produksi tahu sekaligus mendukung kegiatan pertanian di lingkungan Desa Kenteng.
Pengolahan limbah menjadi POC juga menjadi salah satu bentuk pemanfaatan sumber daya yang tersedia di Desa Kenteng. Limbah yang sebelumnya berasal dari proses produksi dapat diolah kembali menjadi produk yang memiliki manfaat, sehingga tidak hanya mengurangi limbah tetapi juga membuka peluang pemanfaatan yang lebih berkelanjutan.
Program ini mendukung SDGs poin 12, Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui upaya pemanfaatan kembali limbah produksi menjadi produk yang dapat digunakan. Langkah tersebut menjadi bagian dari penerapan pengelolaan sumber daya yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Pelaksanaan KKN-T Program IDBU di Desa Kenteng mendapat bimbingan dari Prof. Dr. Purnawan Adi Wicaksono, S.T., M.T., Prof. Dr. Diana Puspita Sari, S.T., M.T., Faradhina Azzahra, S.T., M.Sc., dan Lisa’ Yihaa Roodhiyah, S.Si., M.Si. selaku Dosen Pembimbing Lapangan.
Pemanfaatan limbah produksi tahu menjadi POC diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam melihat limbah sebagai sumber daya yang masih memiliki manfaat. Dengan pengelolaan yang tepat, limbah produksi dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan di Desa Kenteng.
Penulis: Naufal Farid Musthafa, Program Studi Teknik Lingkungan, Universitas Diponegoro
Editor: Azis



