Foto bersama seusai Ibu-ibu belajar pola pengasuhan positif dalam mendukung tumbuh kembang anak yang dengan Mahasiswa KKN Undip di Desa Kedungan
Jatengx.com, Klaten — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) 2026 melaksanakan kegiatan edukasi mengenai pola pengasuhan positif dalam mendukung tumbuh kembang anak di Desa Kedungan. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya pengasuhan yang mendukung perkembangan fisik maupun psikologis anak.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mengenai penerapan pola asuh positif dalam kehidupan sehari-hari.
Mahasiswa menekankan pentingnya membangun komunikasi yang hangat, memberikan apresiasi terhadap usaha anak, menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, serta memberikan stimulasi yang sesuai dengan usia dan kebutuhan anak.
“Pengasuhan anak tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan fisik dan gizi. Cara orang tua berkomunikasi, memberikan perhatian, serta merespons perilaku anak juga menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan mereka,” ujar salah satu mahasiswa KKN Undip.
Melalui kegiatan ini, orang tua diharapkan tidak hanya memperhatikan aspek pemenuhan gizi anak, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan emosional dan perkembangan psikologisnya. Pendekatan pengasuhan yang positif diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan keluarga yang kondusif bagi tumbuh kembang anak secara optimal.
Kegiatan edukasi ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera.
Melalui peningkatan pemahaman orang tua mengenai pola pengasuhan positif, pemenuhan kebutuhan emosional anak, stimulasi sesuai usia, serta pencegahan stunting, kegiatan ini berupaya mendukung kesehatan dan kesejahteraan anak sejak dini.
Dengan penerapan pengasuhan yang tepat di lingkungan keluarga, diharapkan tumbuh kembang anak dapat berlangsung secara optimal dan mendukung terciptanya generasi yang sehat dan sejahtera.
Penulis: Muhammad Farrel Ardhana
Editor: Azis



