Mahasiswa sampaikan materi mengenai pencegahan anemia dan penerapan gizi seimbang pada remaja di Desa Pojok
Jatengx.com, Sukoharjo – Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II dari Universitas Diponegoro sukses menyelenggarakan program kerja Edukasi Mengenai Pencegahan Anemia dan Penerapan Gizi Seimbang pada Remaja. Kegiatan tersebut bertempat di kediaman Ketua Karang Taruna Desa Pojok, Kecamatan Tawangsari, pada Sabtu, (8/8/2026).
Kegiatan ini diinisiasi setelah melakukan observasi yang menemukan bahwa remaja desa umumnya memiliki tingkat aktivitas fisik dan akademik yang tinggi, tetapi jarang diimbangi pola makan bergizi seimbang. Menyasar sekitar 40 pengurus serta anggota Karang Taruna Desa Pojok, program ini bertujuan meminimalisasi kerentanan kekurangan zat besi dan meningkatkan kesadaran remaja terhadap bahaya anemia.
Khansa Ayu Zzaffire Anindya Azzahra, mahasiswa Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran memaparkan bahwa persoalan gizi ini sering kali luput diperhatikan.
“Remaja rentan mengalami kekurangan zat besi, sementara kesadaran tentang bahaya anemia masih sangat rendah. Oleh karena itu, saya mendampingi remaja desa untuk memahami pencegahannya lewat panduan Isi Piringku,” jelasnya di sela-sela kegiatan.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pemaparan tentang definisi anemia, gejala yang sering muncul, hingga dampaknya terhadap konsentrasi belajar. Pemaparan kemudian dilanjutkan dengan edukasi takaran proporsi makanan pokok, lauk pauk, sayur, dan buah dalam satu piring.

Mahasiswa Program Studi Ilmu Gizi tersebut menyampaikan proyektor tidak menyala tapi tidak menjadi masalah bagi mahasiswa untuk tetap berbagi dan mengedukasi.
“Meski proyektor sempat tidak dapat digunakan, hal tersebut diatasi dengan menayangkan materi langsung dari layar laptop serta membagikan file presentasi melalui grup WhatsApp, yang justru memantik antusiasme peserta untuk merapat dan berdiskusi dengan lebih akrab,” ucapnya.
Ketua Karang Taruna Desa Pojok, Adriyan, yang turut didampingi pengawas Bapak Masino, menyampaikan apresiasi atas edukasi gizi tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas materi yang telah disampaikan. Selama ini kami mengira anemia itu cuma urusan perempuan, tapi dari sosialisasi ini kami jadi sadar kalau remaja putra juga sangat berisiko. Penjelasan soal panduan Isi Piringku juga sangat mudah dipahami serta kami terapkan.” ungkap Ketua Karang Taruna.
Acara penyuluhan ini kemudian ditutup dengan pembagian 40 eksemplar leaflet kepada para peserta sebagai media literasi kesehatan. Diharapkan, ilmu yang dibagikan dapat diterapkan secara mandiri saat merencanakan asupan harian, dan para pengurus Karang Taruna dapat menjadi perpanjangan tangan untuk menyebarluaskan edukasi ini kepada remaja lainnya di Desa Pojok.
Penulis/Reporter: Khansa Ayu Zzaffire Anindya Azzahra
Kontak Media / Humas Kelompok: kknundipojok@gmail.com
Editor: Azis



