Mahasiswa serahkan media digital, sistem pencatatan, dan Growth Book UMKM kepada pelaku UMKM
Jatengx.com, Batang — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro mendampingi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Cempereng, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, melalui Program Kerja Multidisiplin. Kegiatan tersebut diarahkan pada penguatan digitalisasi, identitas usaha, pengelolaan usaha, serta penerapan sanitasi dan higiene dalam kegiatan operasional UMKM.
Program pendampingan disusun berdasarkan hasil observasi mahasiswa KKN terhadap kondisi dan kebutuhan UMKM di lokasi kegiatan. Hasil observasi menunjukkan bahwa sejumlah pelaku usaha masih menghadapi kendala dalam pemanfaatan teknologi digital, penguatan identitas usaha, serta pengelolaan administrasi dan pencatatan usaha.
Selain itu, penerapan sanitasi air, higiene personal, dan keamanan pangan juga masih perlu ditingkatkan untuk mendukung keberlangsungan kegiatan usaha.
Pada aspek digitalisasi, mahasiswa memberikan pendampingan melalui pembuatan QRIS sebagai sarana transaksi nontunai, pembuatan akun Shopee sebagai salah satu media pemasaran digital, serta pembuatan titik lokasi usaha pada Google Maps.
Pemanfaatan berbagai platform tersebut diharapkan dapat membantu UMKM memperluas akses pemasaran, memudahkan pelanggan menemukan lokasi usaha, serta menyediakan alternatif pembayaran yang lebih praktis.
Pendampingan juga dilakukan untuk memperkuat identitas dan informasi usaha. Mahasiswa membantu pembuatan akun Shopee, desain banner usaha, serta penyusunan daftar menu. Berbagai media tersebut disusun sebagai sarana untuk memperkenalkan usaha dan produk kepada konsumen sekaligus memberikan informasi yang lebih jelas mengenai produk yang ditawarkan.

Selain penguatan aspek digital dan identitas usaha, mahasiswa memberikan pendampingan dalam pengelolaan usaha melalui edukasi mengenai pencatatan keuangan sederhana, buku kas harian, laporan laba rugi, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, pengelolaan stok, rekapitulasi penjualan, strategi pemasaran digital, pemanfaatan media sosial, pelayanan pelanggan, serta evaluasi usaha.

Materi pendampingan dihimpun dalam Growth Book UMKM, yaitu modul panduan pengelolaan dan pengembangan usaha yang juga memuat materi sanitasi air, higiene personal, dan keamanan pangan. Disusun berdasarkan hasil observasi mahasiswa, modul ini dilengkapi format praktis seperti pencatatan kas, rekapitulasi penjualan, kartu stok, serta panduan sanitasi dan higiene yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing UMKM.
Program dilaksanakan melalui observasi kebutuhan, penyusunan media pendukung, pembuatan luaran digital, dan pendampingan langsung. Mahasiswa turut menjelaskan penggunaan setiap luaran agar dapat diterapkan secara berkelanjutan. Pendampingan ini diharapkan membantu UMKM menata pencatatan usaha, keuangan, stok, dan penjualan, sekaligus meningkatkan penerapan sanitasi dan higiene untuk mendukung kebersihan serta keamanan produk.
Kegiatan pendampingan UMKM tersebut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan penerapan higiene, sanitasi, dan keamanan pangan.
Selanjutnya, SDG 6 tentang Air Bersih dan Sanitasi Layak melalui edukasi mengenai sanitasi air; SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kapasitas dan pengelolaan UMKM; serta SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan usaha.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN dan pelaku UMKM, program tersebut diharapkan tidak berhenti setelah pelaksanaan KKN selesai. Berbagai media digital, sistem pencatatan, dan Growth Book UMKM yang telah diberikan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh pelaku usaha sesuai dengan kebutuhan.
Keberlanjutan penerapan hasil pendampingan menjadi salah satu upaya untuk mendukung UMKM agar mampu berkembang secara lebih tertata, adaptif, dan berkelanjutan.
Penulis Diva Putria Pramesthi, Khaula Prasastya, Nurul Khasanah, Kharisma Tri Nina Afwah, Satria Aji Nugroho dan Yehezkiel Evangeli K.
Editor: Azis



