Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro, Syeckhan Nur Abdillah, menyerahkan alat monitoring suhu dan kelembapan kepada pengelola peternakan ayam petelur di Desa Turus. (Dok: KKN Undip Desa Turus)
Jatengx.com, Klaten – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Tahun 2026 Universitas Diponegoro melaksanakan program multidisiplin bertajuk “Penguatan Tata Kelola dan Optimalisasi Unit Usaha BUMDes Desa Turus melalui Peningkatan Sistem Manajemen, Operasional, dan Publikasi Usaha” sebagai upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) No. 8 (Decent Work and Economic Growth). Kegiatan ini dilaksanakan di kandang ayam petelur Desa Turus, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Pada (31/8/2026).
Mahasiswa menjelaskan bahwa program tersebut dilaksanakan sebagai respons terhadap kebutuhan peningkatan pengelolaan unit usaha BUMDes, khususnya pada usaha peternakan ayam petelur yang menjadi salah satu potensi ekonomi Desa Turus.
“Melalui penerapan teknologi sederhana berbasis kelistrikan, kegiatan ini bertujuan menyediakan sarana pemantauan lingkungan kandang sehingga pengelola dapat mengetahui kondisi suhu dan kelembaban secara lebih mudah,”
Menindaklanjuti kebutuhan tersebut, mahasiswa Program Studi Teknik Listrik Industri, Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro, melaksanakan program “Monitoring Suhu dan Kelembaban Kandang Ayam Petelur sebagai Upaya Mendukung Kenyamanan Ternak dan Produktivitas Peternakan”.
Kegiatan ini dilakukan dengan memanfaatkan alat monitoring untuk melakukan pengukuran secara langsung di dalam kandang. Hasil pengukuran kemudian dapat menjadi informasi pendukung bagi pekerja dalam mengetahui kondisi lingkungan kandang dan melakukan penyesuaian apabila suhu atau kelembaban berada di luar kondisi yang sesuai bagi ternak.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pembuatan leaflet panduan penggunaan alat yang berisi tata cara penggunaan alat monitoring, termasuk informasi mengenai batas kelembaban dan pengaturan ambang batas suhu yang diperbolehkan pada kandang ayam petelur.
Selanjutnya, leaflet disosialisasikan kepada pekerja peternakan untuk memberikan pemahaman mengenai penggunaan alat. Setelah kegiatan sosialisasi, dilakukan pemasangan alat monitoring suhu dan kelembaban pada kandang ayam petelur.
Dari rangkaian kegiatan tersebut, berhasil dipasang satu alat monitoring suhu dan kelembaban pada kandang ayam petelur BUMDes Desa Turus. Alat tersebut digunakan untuk membantu pengelola dalam mengetahui kondisi lingkungan kandang secara lebih mudah dibandingkan dengan pemantauan yang sebelumnya dilakukan secara manual.
Pemasangan dan pendampingan dilakukan agar alat dapat dimanfaatkan secara langsung oleh pengelola peternakan dalam mendukung pemantauan kondisi kandang.
“Kami langsung terjun ke lapangan dengan tujuan para pengelola peternakan dapat memahami secara detail penggunaan alat monitoring,” jelas mahasiswa pelaksana program.
Pengelola peternakan ayam petelur, Joko Triyono, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa melalui penerapan alat monitoring suhu dan kelembaban di kandang.
“Kami sangat berterima kasih atas adanya alat ini karena dapat membantu kami memantau kondisi suhu dan kelembaban kandang dengan lebih mudah. Dengan adanya monitoring ini, kami dapat mengetahui kondisi kandang dan melakukan tindakan yang diperlukan agar ayam tetap nyaman. Kami berharap alat ini dapat terus digunakan dan membantu mendukung kondisi serta produktivitas peternakan,” ungkapnya
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro turut memberikan kontribusi dalam penerapan teknologi sederhana berbasis kelistrikan pada unit usaha peternakan BUMDes Desa Turus. Pemanfaatan alat monitoring suhu dan kelembaban diharapkan dapat membantu pengelola dalam memantau kondisi lingkungan kandang serta mendukung kenyamanan ternak dan produktivitas peternakan.
Penulis: mahasiswa KKN Universitas Diponegoro
Editor: Azis



