Foto mahasiswa bersama karang taruna setelah edukasi pengenalan sabun cair herbal
Jatengx.com, Klaten — Mahasiswa Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Tahun 2025/2026 melaksanakan program multidisiplin “Pemberdayaan Ekonomi Kreatif kepada Karang Taruna Desa Krecek melalui Produk Inovasi Sabun Cair Herbal” di Desa Krecek, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, pada Minggu (2/8/2026).
Program ini bertujuan mendorong generasi muda Desa Krecek untuk memanfaatkan potensi lokal menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi. Kegiatan tidak hanya berfokus pada pembuatan produk, tetapi juga mencakup produksi, pemasaran, dan pengelolaan keuangan usaha.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mengenalkan sabun cair herbal berbahan dasar daun sirih. Daun sirih dipilih karena mudah ditemukan dan telah lama dikenal sebagai tanaman yang memiliki manfaat dalam pengobatan tradisional. Pengembangan produk ini diharapkan dapat menjadi salah satu peluang usaha bagi Karang Taruna.
Sebanyak 14 anggota Karang Taruna mengikuti pelatihan dan demonstrasi pembuatan sabun cair herbal. Peserta diperkenalkan pada tahapan produksi sekaligus diberikan kesempatan untuk memahami proses pembuatan secara langsung.

Untuk mendukung proses produksi, mahasiswa juga memperkenalkan alat sederhana untuk membantu proses pengadukan dan penyaringan. Peserta diberikan penjelasan mengenai cara penggunaan, fungsi setiap bagian, serta perawatan alat agar dapat digunakan secara berkelanjutan.
Selain produksi, mahasiswa memberikan edukasi mengenai pemasaran digital. Materi mencakup pembuatan identitas produk, konsep promosi, serta pemanfaatan media sosial untuk memperkenalkan produk kepada calon konsumen. Strategi tersebut diharapkan dapat membantu produk sabun cair herbal menjangkau pasar yang lebih luas.
Pengelolaan keuangan juga menjadi bagian penting dalam program ini. Melalui sosialisasi “Kelola Keuangan Usaha, Wujudkan Bisnis yang Berkelanjutan”, peserta diperkenalkan pada pembukuan sederhana, pemisahan uang pribadi dan uang usaha, serta pencatatan pemasukan dan pengeluaran.
Tim KKN juga melakukan monitoring dan evaluasi melalui wawancara dengan Kepala Desa, pengurus Karang Taruna, dan peserta kegiatan. Evaluasi dilakukan untuk melihat pelaksanaan program sekaligus mengetahui kendala yang perlu diperbaiki agar kegiatan dapat terus berjalan setelah masa KKN berakhir.
Melalui program ini, mahasiswa KKN UNDIP berharap Karang Taruna Desa Krecek dapat mengembangkan sabun cair herbal sebagai salah satu produk ekonomi kreatif desa. Selain menghasilkan produk, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan generasi muda dalam produksi, pemasaran, dan pengelolaan keuangan usaha.
Program tersebut menjadi bentuk penerapan ilmu dari berbagai bidang untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan memanfaatkan potensi lokal dan mengembangkan keterampilan secara bertahap, Karang Taruna diharapkan mampu membangun usaha yang inovatif, tertata, dan berkelanjutan.
Penulis: Mahasiswa KKN-R Universitas Diponegoro Tim II Desa Krecek, Kec. Delanggu, Kab. Klaten
Editor: Azis



