Mahasiswa mengembangkan branding dan media promosi digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Tambakboyo,
Jatengx.com, Sukoharjo — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Tim II Desa Tambakboyo membantu mengembangkan branding dan media promosi digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Tambakboyo, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan daya tarik produk sekaligus memperluas jangkauan pemasaran UMKM melalui pemanfaatan media sosial.
Program tersebut dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UNDIP dari Program Studi Informasi dan Hubungan Masyarakat bernama Muhamad Jova Junaedi. Kegiatan berfokus pada penyusunan branding UMKM, pembuatan media promosi, serta sosialisasi mengenai pemanfaatan media sosial sebagai sarana untuk memperkenalkan dan memasarkan produk UMKM Desa Tambakboyo.
Muhamad Jova Junaedi menyampaikan UMKM Desa Tambakboyo memiliki berbagai potensi produk yang dapat dipasarkan secara lebih luas. Namun, salah satu kendala yang masih dihadapi adalah bagaimana produk tersebut dapat memiliki identitas yang menarik dan mudah dikenali oleh konsumen.
“Para pelaku UMKM di Desa Tambakboyo masih mengalami kesulitan untuk merancang identitas produk yang menarik dan mudah diakses konsumen. Padahal, produk dari UMKM tersebut memiliki potensi untuk dikenal masyarakat luas,” ujarnya
Berdasarkan hasil observasi dan pendampingan kepada pelaku UMKM, mahasiswa KKN melihat bahwa branding menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam pengembangan usaha. Branding tidak hanya berkaitan dengan logo atau nama produk, tetapi juga mencakup bagaimana sebuah produk diperkenalkan kepada masyarakat dan memiliki identitas yang konsisten.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa membantu pelaku UMKM dalam menyusun konsep branding yang disesuaikan dengan karakteristik produk dan potensi Desa Tambakboyo. Identitas tersebut kemudian dapat digunakan dalam berbagai media promosi agar produk memiliki tampilan yang lebih menarik dan mudah dikenali.
Selain branding, mahasiswa KKN juga membantu membuat media promosi yang dapat digunakan oleh pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk kepada calon konsumen.
Lanjutnya, Ia menjelaskan media promosi dirancang dengan memperhatikan informasi mengenai produk, tampilan visual, serta pesan yang ingin disampaikan kepada konsumen. Konten promosi dapat berupa foto produk, video singkat, poster digital, hingga materi publikasi untuk media sosial.
“Kami memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mengenalkan produk UMKM mulai dari tampilan visual hingga pesan yang akan disampaikan kepada konsumen. Kita rancang konten berupa grafis ataupun vidiografis,” jelasnya
Pemanfaatan media digital dipilih karena media sosial dapat menjadi salah satu sarana yang mudah digunakan untuk memperluas jangkauan informasi mengenai produk. Dengan adanya media promosi yang lebih terarah, pelaku UMKM diharapkan tidak hanya mengandalkan pemasaran secara langsung di lingkungan sekitar, tetapi juga dapat mengenalkan produknya kepada masyarakat yang lebih luas.

Melalui kegiatan branding dan promosi digital ini, mahasiswa KKN berharap produk-produk UMKM Desa Tambakboyo dapat memiliki identitas yang lebih kuat dan semakin dikenal oleh masyarakat.
Penggunaan media sosial juga diharapkan dapat menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas pemasaran tanpa harus terbatas pada konsumen di sekitar desa. Konten yang dibuat secara konsisten dapat membantu memperkenalkan produk, memberikan informasi kepada konsumen, sekaligus membangun kepercayaan terhadap produk yang ditawarkan.
“Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UNDIP dalam mendukung pengembangan potensi ekonomi Desa Tambakboyo melalui komunikasi dan promosi yang lebih efektif.” pungkas Muhamad Jova Junaedi.
Branding dan promosi digital merupakan bagian yang dapat mendukung perkembangan UMKM di tengah semakin berkembangnya pemasaran melalui media digital. Produk yang memiliki kualitas baik perlu didukung dengan identitas dan cara penyampaian informasi yang menarik agar lebih mudah dikenali oleh konsumen.
Melalui program ini, mahasiswa KKN berharap pelaku UMKM Desa Tambakboyo dapat terus memanfaatkan media promosi yang telah dibuat serta mengembangkan konten secara mandiri. Dengan demikian, kegiatan yang dilakukan selama KKN tidak hanya menjadi program sementara, tetapi dapat dilanjutkan sebagai bagian dari strategi promosi UMKM Desa Tambakboyo.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UNDIP Tim II Desa Tambakboyo dalam mendorong pengembangan UMKM melalui branding, pembuatan media promosi, dan pemanfaatan media sosial.
Penulis: Muhamad Jova Junaedi
Editor: Azis



