Mahasiswa bersama pelaku UMKM mie ayam dan bakso seusai sosialisasi mengenai QRIS dan kewaspadaan penipuan E-Wallet dan M-Banking” di Desa Tengeng Wetan
Jatengx.com, Pekalongan – Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Diponegoro melaksanakan program kerja berkesinambungan bertajuk “Sosialisasi Mengenai QRIS dan Kewaspadaan Penipuan E-Wallet dan M-Banking” di Desa Tengeng Wetan, Kecamatan Siwalan, Pekalongan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, (27/7) dengan menyasar Pelaku UMKM.
Program ini dilaksanakan sebagai bentuk respons terhadap semakin berkembangnya penggunaan transaksi digital di masyarakat. Di satu sisi, penggunaan QRIS, e-wallet, dan mobile banking memberikan kemudahan dalam melakukan transaksi. Namun, perkembangan tersebut juga diikuti dengan meningkatnya risiko penipuan digital yang dapat merugikan masyarakat apabila tidak disertai dengan pengetahuan dan kewaspadaan yang memadai.
Melalui program tersebut, mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai pengenalan QRIS, manfaat penggunaan QRIS dalam transaksi, cara melakukan pembayaran menggunakan QRIS, serta langkah-langkah menjaga keamanan saat menggunakan e-wallet dan m-banking. Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai ciri-ciri penipuan digital, seperti permintaan kode OTP, PIN, password, maupun tautan mencurigakan yang mengatasnamakan pihak bank atau penyedia layanan pembayaran.
Ketua pelaksana program, Hilwa Nauroh Nazifa Ayinnuha, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang secara berkesinambungan agar masyarakat tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga mampu menerapkannya dalam aktivitas sehari-hari.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya mengetahui apa itu QRIS, tetapi juga memahami cara membuat QRIS dan menggunakannya dengan aman. Selain memberikan edukasi mengenai transaksi digital, kami juga menekankan pentingnya menjaga data pribadi dan tidak mudah percaya terhadap pesan atau pihak yang mengatasnamakan bank maupun e-wallet,” ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bertahap oleh tiga mahasiswa dengan pembagian tugas yang saling mendukung. Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai QRIS dan perkembangan transaksi digital, kemudian dilanjutkan dengan Praktik pembuatan QRIS melalui aplikasi GOPAY MERCHANT dan dilanjutkan dengan Demonstrasi pembukuan mengenai pemasukan dana.
Setelah itu, peserta diberikan edukasi mengenai berbagai modus penipuan melalui e-wallet dan m-banking serta langkah yang dapat dilakukan untuk menghindarinya.
Dalam sesi praktik, peserta juga diarahkan untuk mengenali transaksi yang aman, memastikan nama penerima sebelum melakukan pembayaran, serta tidak memberikan informasi rahasia seperti PIN, password, dan kode OTP kepada siapa pun.
Peserta tampak antusias mengikuti kegiatan dan aktif mengajukan pertanyaan mengenai permasalahan yang pernah mereka temui dalam penggunaan layanan keuangan digital.
Program ini tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi awal. Sebagai program yang berkesinambungan, mahasiswa KKN melanjutkan kegiatan melalui pendampingan dan penguatan pemahaman masyarakat, khususnya dalam penggunaan QRIS secara tepat serta penerapan langkah-langkah keamanan dalam bertransaksi menggunakan e-wallet dan m-banking.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat membuat masyarakat lebih percaya diri dalam memanfaatkan teknologi digital sekaligus lebih waspada terhadap potensi kejahatan digital.
Peserta kegiatan, Bapak Idris, selaku pemiliki warung Mie Ayam dan Bakso MG mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kami jadi lebih mengetahui cara menggunakan QRIS dan lebih berhati-hati ketika menerima pesan atau telepon yang mengatasnamakan bank atau e-wallet. Informasi seperti ini penting karena transaksi digital sekarang semakin sering digunakan,” ungkapnya.
Melalui program tersebut, mahasiswa KKN berharap masyarakat Desa Tengeng Wetan dapat memanfaatkan teknologi pembayaran digital secara lebih optimal dan aman. Edukasi mengenai QRIS serta kewaspadaan terhadap penipuan digital diharapkan dapat terus diterapkan oleh masyarakat setelah kegiatan KKN selesai, sehingga manfaat program dapat berlanjut secara mandiri.
Program kerja ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendorong literasi dan transformasi digital masyarakat, khususnya dalam menciptakan kebiasaan bertransaksi yang mudah, praktis, dan tetap mengutamakan keamanan.
Penulis/Reporter: Hilwa Nauroh Nazifa Ayinnuha
Fotografer/Dokumentator: Dhiyaa Nasywaa Listya N.
Dosen Pembimbing Lapangan: Dr. Retno Susanti, S.T., M.T.
Editor: Azis



