Mahasiswa KKN UNDIP mendampingi anak PAUD Az-Zahra belajar dan bermain
Jatengx.com, Sukoharjo — Mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan program sosial kemasyarakatan melalui pendampingan kegiatan belajar dan bermain anak di PAUD Az-Zahra, Desa Watubonang, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan ini dilakukan dengan menerapkan prinsip Psikologi Perkembangan dan Psikologi Pendidikan untuk mendukung perkembangan kognitif, sosial-emosional, serta kemandirian anak usia dini.
Apriani Kusuma Maheswari, selaku mahasiswa KKN UNDIP menyampaikan bahwa pendampingan dilakukan kepada sekitar 10–15 anak selama kegiatan belajar dan bermain. Mahasiswa membantu guru dalam mendampingi anak mengikuti berbagai aktivitas yang disesuaikan dengan tahap perkembangan mereka.
“Kami memberikan pendampingan kepada setiap kelompok yang terdiri 10-15 anak berusia 2 – 4 tahun. Selama kegiatan anak-anak akan belajar dengan mengikuti berbagai aktivitas yang sesuai tahap perkembangannya,” ujarnya
Pendampingan dilakukan dengan membantu guru selama kegiatan berlangsung, sementara anak tetap diberikan ruang untuk mencoba dan melakukan aktivitas sesuai kemampuannya. Ketika anak mengalami kesulitan, mahasiswa memberikan arahan atau bantuan sederhana agar anak dapat melanjutkan kegiatan.
Salah satu kegiatan pembelajaran dilakukan melalui pengenalan angka menggunakan kartu. Setiap anak diberikan kartu angka dan diminta menyebutkan angka yang diperoleh. Ketika anak belum dapat mengenali angka dengan tepat, mahasiswa memberikan petunjuk sederhana dan mengajak anak menghitung bersama hingga anak dapat menemukan jawaban yang benar. Pendekatan ini memberikan kesempatan kepada anak untuk mencoba kembali tanpa langsung diberikan jawaban.
Selain pengenalan angka, kegiatan belajar juga melibatkan pengenalan warna melalui permainan sederhana. Anak diajak mengenali warna pada benda atau mainan yang tersedia dengan memberikan pilihan dan meminta mereka menunjukkan warna yang sesuai.
Pendampingan juga dilakukan dalam pembiasaan perilaku sosial dan kemandirian anak. Anak dibimbing untuk belajar menunggu giliran ketika melakukan kegiatan bersama, berbagi mainan dengan teman, serta melakukan kegiatan sehari-hari secara lebih mandiri. Dalam kegiatan mencuci tangan, misalnya, guru memberikan contoh tahapan mencuci tangan dan anak kemudian mengikuti langkah tersebut secara mandiri.
Kegiatan bermain menjadi bagian lain dari pendampingan di PAUD Az-Zahra. Anak diberikan kesempatan untuk bermain secara bebas menggunakan permainan edukatif seperti balok susun dan puzzle. Melalui kegiatan tersebut, anak dapat mengeksplorasi permainan sesuai minatnya sekaligus mengembangkan kemampuan motorik dan kognitif melalui aktivitas bermain.
Anak-anak sangat antusias mengikuti semua aktivitas mulai dari mengenal angka hingga bermain. Kehadiran mahasiswa memberikan warna dan mematik semangat anak-anak untuk berani mencoba dan percaya diri.
“Kegiatan sosial kemasyarakatan di PAUD Az-Zahra menjadi salah satu bentuk keterlibatan mahasiswa KKN dalam mendukung kegiatan pendidikan anak usia dini di Desa Watubonang. Penerapan prinsip Psikologi Perkembangan dan Psikologi Pendidikan dalam kegiatan sehari-hari diharapkan dapat membantu menciptakan pengalaman belajar yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan anak,” pungkas Apriani Kusuma Maheswari
Melalui kegiatan belajar, bermain, dan pembiasaan sehari-hari, pendampingan tidak hanya berfokus pada pengenalan konsep dasar seperti angka dan warna, tetapi juga memberikan kesempatan bagi anak untuk mengembangkan kemampuan sosial, kemandirian, serta keterampilan melalui aktivitas yang menyenangkan.
Penulis: Apriani Kusuma Maheswari
Editor: Azis



