Mahasiswa serahkan booklet pedoman gizi seimbang kepada salah satu masyarakat
Jatengx.com, Batang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan rangkaian edukasi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Sijono, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, sepanjang Juli–Agustus 2026. Kegiatan menyasar keluarga, masyarakat di tingkat RT, hingga pelaku UMKM.
Mahasiswa merancang kegiatan ini berupa edukasi gizi seimbang, pengelolaan sampah rumah tangga, serta higiene, sanitasi, dan Good Manufacturing Practices (GMP) bagi UMKM panggang ayam khas Desa Sijono.
Rangkaian program tersebut berangkat dari hal-hal sederhana yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Kirana Alfiani menyampaikan pengetahuan yang dianggap dasar belum tentu telah diketahui atau diterapkan secara optimal, mulai dari memilih makanan sehari-hari, mengelola sampah rumah tangga, hingga menjaga kebersihan dalam proses produksi pangan.
Melalui pendekatan edukatif dan praktis, mahasiswa KKN berupaya mengubah pengetahuan tersebut menjadi kebiasaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Edukasi gizi seimbang dilaksanakan melalui Posyandu Mawar pada (7/8) dengan mengoptimalkan meja 4 sebagai sarana penyuluhan. Mahasiswa memperkenalkan booklet “Panduan Gizi Seimbang untuk Keluarga Sehat” yang berisi lima langkah sederhana, mulai dari penerapan Isi Piringku, konsumsi makanan beragam, protein, sayur dan buah, pembatasan gula, garam, dan lemak, hingga pentingnya minum air putih dan aktivitas fisik.
Edukasi diberikan secara singkat dan interaktif kepada masyarakat yang hadir dalam pelayanan Posyandu.
Kepedulian terhadap kesehatan juga diperluas dari keluarga ke lingkungan melalui edukasi pengelolaan sampah pada 18–25 Juli 2026. Mahasiswa mengikuti berbagai kegiatan di setiap RT untuk menjangkau lebih banyak warga.
Materi menekankan hubungan antara pengelolaan sampah, kebersihan lingkungan, dan kesehatan keluarga. Warga diajak menerapkan kebiasaan sederhana, seperti memilah sampah berdasarkan jenis, membersihkan kemasan bekas, serta mengumpulkannya sebelum disalurkan ke Bank Sampah Desa Sijono. Edukasi didukung leaflet “Ayo Pilah Sampah dari Rumah! Dukung Bank Sampah, Wujudkan Desa Bersih dan Sehat.”

Upaya menjaga kesehatan kemudian menyentuh sektor usaha pangan lokal. Pada (7/8), mahasiswa memberikan edukasi GMP kepada pelaku UMKM ayam panggang Desa Sijono. Materi mencakup higiene personal, sanitasi tempat dan peralatan, pemilihan serta penyimpanan bahan baku, dan pengolahan pangan yang tepat.
Mahasiswa kenalkan prinsip FIFO (First In, First Out) sebagai salah satu cara sederhana untuk membantu menjaga kualitas bahan baku.
Edukasi GMP menjadi bagian dari program digitalisasi dan branding UMKM khas Desa Sijono. Penerapan higiene dan sanitasi yang baik diharapkan dapat menjaga keamanan serta mutu produk, sekaligus menjadi fondasi dalam membangun citra panggang ayam sebagai produk lokal yang berkualitas dan berdaya saing.
Upaya tersebut melengkapi proses pengenalan produk melalui media digital agar identitas yang dibangun sejalan dengan kualitas produk yang diterima konsumen.

Ketiga kegiatan tersebut didukung oleh media edukasi yang disusun oleh mahasiswa Program Studi Gizi, berupa booklet dan leaflet dengan bahasa sederhana serta poin-poin praktis. Media tersebut diharapkan membantu masyarakat mengingat kembali informasi yang diberikan dan menerapkannya secara mandiri setelah kegiatan berlangsung.
Rangkaian program ini menunjukkan bahwa upaya membangun desa yang lebih sehat dapat dimulai dari kebiasaan sederhana: memilih makanan bergizi, memilah sampah dari rumah, hingga menjaga kualitas produk pangan lokal.
Mahasiswa KKN Undip berharap langkah-langkah tersebut dapat terus diterapkan oleh masyarakat dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun Desa Sijono yang sehat sekaligus memiliki potensi lokal yang semakin kuat.
Penulis: Kirana Alfiani
Editor: Azis



