Mahasiswa KKN Undip menyerahkan hasil program kepada perangkat Desa Bendungan, Kabupaten Sragen
Jatengx.com, Sragen – Pencatatan pemasukan dan pengeluaran menjadi bagian penting dalam mengelola keuangan, terutama bagi masyarakat yang menjalankan usaha. Namun, pencatatan yang tidak dilakukan secara rutin dapat membuat pelaku usaha kesulitan mengetahui kondisi keuangan dan perkembangan usahanya.
Persoalan tersebut menjadi perhatian mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) 2025/2026 melalui program edukasi dan pendampingan pembukuan kas sederhana di Desa Bendungan, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Program yang disusun oleh Naia Aulia Zulfa, mahasiswa Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip, tersebut mengenalkan pencatatan pemasukan dan pengeluaran menggunakan media digital sederhana, yakni Microsoft Excel.
Kegiatan dirancang dengan pendekatan praktis agar masyarakat dapat memahami pembukuan kas sekaligus mencoba melakukan pencatatan transaksi secara langsung.
Warga belajar mencatat transaksi
Dalam pelatihan, peserta terlebih dahulu diperkenalkan dengan konsep dasar pembukuan kas dan manfaat pencatatan keuangan secara rutin. Mahasiswa kemudian memperkenalkan template pembukuan kas berbasis Microsoft Excel.
Template tersebut memuat sejumlah bagian utama, seperti tanggal, keterangan transaksi, pemasukan, pengeluaran, dan saldo. Peserta juga diberikan contoh transaksi yang dekat dengan kegiatan sehari-hari maupun aktivitas usaha.
Setelah memahami cara kerja template, peserta mencoba memasukkan transaksi ke dalam lembar pembukuan. Pendampingan dilakukan selama praktik agar peserta dapat memahami setiap tahapan pencatatan dan perhitungan saldo.
Penggunaan Microsoft Excel dipilih karena dapat membantu pencatatan transaksi secara lebih terstruktur sekaligus mempermudah perhitungan saldo. Masyarakat juga dapat menyesuaikan pencatatan dengan kebutuhan masing-masing.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa ingin menunjukkan bahwa pembukuan keuangan tidak harus dilakukan dengan cara yang rumit. Pencatatan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat membantu masyarakat mengetahui jumlah pemasukan, pengeluaran, dan kondisi kas.
Bagi pelaku usaha, catatan tersebut juga dapat digunakan untuk melihat kondisi keuangan dan perkembangan usaha. Dengan demikian, keputusan terkait pengelolaan usaha dapat dilakukan berdasarkan catatan transaksi yang tersedia.
Selain membantu penataan keuangan, kegiatan ini juga menjadi sarana meningkatkan literasi digital masyarakat. Penggunaan Microsoft Excel memperkenalkan teknologi yang relatif sederhana untuk mendukung aktivitas administrasi keuangan.
Program tersebut berkaitan dengan beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG). SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi didukung melalui peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan usaha.
Sementara itu, SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui pemberian pengetahuan dan keterampilan praktis mengenai pencatatan keuangan. Adapun SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur berkaitan dengan pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan administrasi dan pengelolaan keuangan.
Dari sisi pengabdian, program tersebut mencakup aspek ekonomi, sosial, pendidikan, dan teknologi. Aspek ekonomi terlihat dari upaya membantu masyarakat mengelola pemasukan dan pengeluaran, sedangkan aspek sosial diwujudkan melalui interaksi dan pendampingan mahasiswa bersama masyarakat.
Pada aspek pendidikan, masyarakat memperoleh pengetahuan mengenai pembukuan kas sederhana. Sementara itu, penggunaan Microsoft Excel menjadi langkah awal untuk mengenalkan pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan administrasi keuangan.
Mahasiswa KKN Undip berharap keterampilan yang diperoleh selama pendampingan dapat diterapkan secara mandiri setelah kegiatan berakhir. Pencatatan yang dilakukan secara rutin diharapkan membantu masyarakat memiliki gambaran kondisi keuangan yang lebih jelas dan mendukung pengelolaan usaha secara lebih tertata.
Program tersebut sekaligus menjadi bentuk penerapan ilmu akuntansi di tengah masyarakat. Pengetahuan yang diperoleh di bangku perkuliahan diterjemahkan menjadi keterampilan praktis yang dapat digunakan untuk menjawab kebutuhan pengelolaan keuangan sehari-hari.
Penulis: Naia Aulia Zulfa
Program Studi: Akuntansi
Fakultas: Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro
Editor: Azis



