Muhammad Naufal Arrahman berfoto bersama warga di lokasi pemasangan media edukasi MMT gerakan bersih sampah
Jatengx.com, Klaten – Mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Bowan, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten. Kegiatan pengabdian ini difokuskan pada edukasi pengelolaan sampah, di tengah masih rendahnya kesadaran warga dalam memilah sampah dari rumah.
Sejak awal pelaksanaan, mahasiswa KKN Undip memilih pendekatan berbasis usulan warga. Program disusun berdasarkan masukan perangkat desa yang menyoroti persoalan sampah yang belum tertangani optimal, alih-alih sekadar menjalankan agenda seremonial.
Pelaksana program, Muhammad Naufal Arrahman, mengatakan kegiatan ini disusun untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat.
“Desa Bowan sebenarnya sudah punya TPS3R, tapi belum berjalan optimal karena sampah yang masuk masih bercampur. Makanya kami dorong edukasi pemilahan sejak dari rumah,” ujarnya.

Program yang dijalankan berupa pemasangan MMT (spanduk) edukasi di sejumlah titik RW yang menjadi jalur lalu lalang warga. MMT tersebut memuat imbauan memilah sampah organik dan anorganik, sekaligus larangan tegas membuang sampah sembarangan di jalan, sungai, atau lokasi lain.
Sebagai mahasiswa Fakultas Hukum, Naufal turut menekankan aspek regulasi dalam program ini. MMT yang dipasang mencantumkan sanksi dan denda bagi pelanggar sesuai Peraturan Desa (Perdes) Bowan Nomor 2 Tahun 2026, mulai dari denda Rp500.000 bagi warga Desa Bowan hingga Rp1.000.000 bagi warga luar desa.
Ketua RW 02 Desa Bowan menyambut positif kehadiran program KKN Undip ini. Ia menilai edukasi yang dijalankan relevan dengan kebutuhan warga dan mendukung upaya desa dalam menekan persoalan sampah.
“Semoga dengan adanya MMT ini, warga jadi lebih sadar memilah sampah dari rumah,” katanya.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa menghadirkan pendekatan baru di tengah masyarakat. Program yang sederhana namun menyasar akar persoalan dinilai lebih efektif dibanding kegiatan insidental yang bersifat simbolik.
Program ini turut mendukung capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan serta poin ke-12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.
Pelaksanaan KKN Undip di Desa Bowan menunjukkan bahwa pengabdian mahasiswa tidak berhenti pada formalitas akademik. Melalui program edukasi berbasis persoalan riil warga, mahasiswa berupaya hadir sebagai mitra desa dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Penulis: Muhammad Naufal Arrahman
Editor: Azis



