Mahasiswa kenalkan coding sederhana dalam kegiatan bimbel bagi siswa SD
Jatengx.com, Kab. Semarang– Tim 5 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) kelas bimbingan belajar yang tak lagi sekadar mengulas pelajaran sekolah. Namun, menghadirkan sentuhan literasi digital dengan menyisipkan pengenalan coding sederhana dalam kegiatan bimbel bagi siswa SD di Dusun Kutan, Desa Randugunting, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Senin (10/8/2026).
Kegiatan bimbel yang biasanya diisi dengan pendampingan mata pelajaran seperti matematika dan bahasa Indonesia, kali ini turut diselingi materi pengenalan dasar coding menggunakan situs code.org, platform pembelajaran coding berbasis blok yang ramah untuk anak-anak. Siswa diajak menyusun perintah sederhana berupa balok-balok kode untuk menggerakkan karakter di layar, mulai dari maju, berbelok, hingga membuat animasi sederhana.
Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa pengenalan coding sejak dini bertujuan melatih kemampuan berpikir logis dan sistematis pada anak, sekaligus menumbuhkan kreativitas dalam memecahkan masalah. Meski materinya baru bagi sebagian besar siswa, antusiasme terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung.
Selain praktik menyusun kode, siswa juga diberi pemahaman dasar mengenai penggunaan perangkat digital secara bijak dan aman, sebagai bagian dari literasi digital yang turut disisipkan dalam kegiatan bimbel. Materi disampaikan secara sederhana agar mudah dipahami sesuai usia dan tingkat pemahaman siswa SD.

Penanggung jawab kegiatan, Andini Wulansari, menjelaskan bahwa penyisipan materi coding dalam bimbel merupakan upaya memperkenalkan keterampilan digital sejak dini kepada siswa, sekaligus menyesuaikan kebutuhan belajar dengan perkembangan zaman.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya kuat di pelajaran sekolah, tapi juga mulai mengenal keterampilan digital seperti coding sejak dini. Selain melatih logika, coding juga bisa jadi bekal keterampilan yang berguna untuk masa depan mereka,” ujar Andini.
Kepala Dusun (Kadus) Kutan, Bapak Totok Unggul Wibowo, turut menyambut baik pelaksanaan bimbel yang berlangsung di rumahnya tersebut. Ia menilai kehadiran mahasiswa KKN memberikan warna baru bagi kegiatan belajar anak-anak di Dusun Kutan, sekaligus menjadi sarana positif untuk memanfaatkan waktu di luar jam sekolah.
“Saya senang rumah saya bisa dipakai untuk kegiatan bimbel ini. Anak-anak di sini jadi punya kegiatan positif, apalagi sekarang ditambah belajar coding yang jarang mereka dapat sebelumnya. Semoga ini bisa terus berjalan dan bermanfaat bagi anak-anak Dusun Kutan,” Ujar Totok.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 5 berharap siswa SD di Desa Randugunting dapat memiliki bekal keterampilan berpikir logis dan pemahaman dasar teknologi sejak dini, sekaligus siap menghadapi tantangan di era digital yang semakin berkembang.
Editor: Azis



