Mahasiswa KKN Undip serahkan panduan QRIS untuk UMKM kepada pelaku usaha Bakmi Jowo
Jatengx.com, Sukoharjo — Perkembangan pembayaran digital mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mulai beradaptasi dengan transaksi non-tunai. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) memberikan edukasi penggunaan QRIS kepada pelaku UMKM di Desa Ponowaren, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (5/8) tersebut merupakan bagian dari Program Kerja Multidisiplin 2. Program digagas Mohamad Guntur Laksono Fahrudin, mahasiswa Program Studi Manajemen Undip, bersama Tim KKN.
Edukasi diberikan karena sebagian pelaku UMKM di Desa Ponowaren masih mengandalkan transaksi tunai. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan QRIS sebagai salah satu alternatif pembayaran yang dapat mempermudah transaksi antara pelaku usaha dan konsumen.
Materi disampaikan dengan bahasa sederhana dan disesuaikan dengan tingkat pemahaman peserta. Mahasiswa menjelaskan manfaat QRIS, aspek keamanan transaksi, serta langkah-langkah penggunaannya.
Sebagai media pendukung, mahasiswa menyusun dan menyerahkan Poster Edukasi Penggunaan QRIS kepada pelaku UMKM. Poster tersebut memuat informasi mengenai manfaat QRIS serta panduan penggunaan yang dapat dipelajari secara mandiri.
Mahasiswa juga memberikan pendampingan lanjutan bagi pelaku UMKM yang berminat mendaftarkan usahanya sebagai pengguna QRIS. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha tidak hanya memahami teknologi pembayaran digital, tetapi juga mulai menerapkannya dalam kegiatan usaha.
Program tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta SDGs 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan pemanfaatan teknologi digital di sektor usaha lokal.
Melalui edukasi tersebut, mahasiswa KKN Undip berharap pelaku UMKM Desa Ponowaren semakin siap beradaptasi dengan perkembangan transaksi digital. Pemanfaatan QRIS diharapkan dapat memberikan pilihan pembayaran yang lebih praktis sekaligus mendukung pengembangan usaha dan perluasan pasar UMKM desa.
Penulis: Mohamad Guntur Laksono Fahrudin
Editor: Azis



