Mahasiswa KKN Undip Ajak siswa manfaatkan sebagian uang saku untuk menabung
Jatengx.com, Boyolali — Kebiasaan menyisihkan uang saku sejak dini dapat menjadi langkah sederhana untuk mengenalkan disiplin mengelola keuangan kepada anak. Hal tersebut dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melalui edukasi pengelolaan uang saku dan manfaat menabung bagi siswa SDN 2 Banyusri, Desa Banyusri, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali.
Kegiatan berlangsung interaktif. Siswa diajak mengenal fungsi uang, manfaat menabung, serta membedakan kebutuhan dan keinginan dalam kehidupan sehari-hari.
Mahasiswa juga mengajak siswa menuliskan satu impian yang ingin dicapai melalui kebiasaan menabung. Jawaban mereka beragam, mulai dari membeli sepeda motor, rumah, hingga keinginan pergi ke Mekkah.
Untuk membantu siswa mempraktikkan kebiasaan tersebut, mahasiswa membagikan celengan yang dilengkapi tiga kolom wishlist atau target barang impian. Celengan tersebut menggunakan tabel target dengan nominal Rp2.000 dan total sasaran tabungan Rp500.000.
Setiap kali siswa memasukkan uang Rp2.000 ke dalam celengan, satu kotak pada tabel dapat dicoret. Dengan cara tersebut, siswa dapat melihat perkembangan tabungan mereka secara bertahap hingga mencapai target.
Twee Leony Bintang Yuristine turut membimbing siswa dalam menentukan target wishlist sekaligus menjelaskan cara menggunakan tabel pada celengan. Siswa kemudian didorong untuk melanjutkan kebiasaan menyisihkan uang saku di rumah secara konsisten.

Antusiasme siswa terlihat ketika celengan dibagikan. Sejumlah siswa bahkan langsung memasukkan sisa uang saku mereka ke dalam celengan dan mencoret kotak pertama pada tabel target.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN berharap siswa tidak hanya memahami pentingnya menabung, tetapi juga belajar menetapkan tujuan, mengendalikan keinginan, dan membangun kedisiplinan sejak dini.
Edukasi ini sekaligus mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui penguatan keterampilan hidup di luar pembelajaran formal.
Editor: Azis



