
Jatengx.com, Kendal — Tim Kuliah Kerja Nyata Universitas Diponegoro melaksanakan program multidisiplin “Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan” kepada ibu-ibu PKK Desa Lebosari, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal. Program ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kondisi lingkungan dan perilaku sehari-hari dalam menjaga kesehatan serta mencegah berbagai penyakit berbasis lingkungan.
Kegiatan edukasi dilaksanakan pada (1/8/2026) bertempat di Balai Desa Lebosari dengan sasaran ibu-ibu PKK Desa Lebosari. Materi disusun untuk memberikan pemahaman mengenai hubungan antara lingkungan yang kurang sehat dengan risiko munculnya berbagai penyakit, sekaligus mengenalkan langkah-langkah sederhana yang dapat diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan beberapa penyakit yang berkaitan dengan kondisi lingkungan, di antaranya diare, demam berdarah dengue (DBD), dan leptospirosis.
“Edukasi membahas faktor lingkungan dan perilaku yang dapat meningkatkan risiko penyakit serta langkah pencegahannya agar masyarakat dapat mengenali risiko yang ada di sekitar tempat tinggal,” ujar Jovido Jeremia Siahaan.
Pembahasan mengenai diare menekankan pentingnya penggunaan air bersih, menjaga kebersihan tangan dan makanan, serta penggunaan sanitasi yang baik. Sementara itu, pencegahan DBD diarahkan pada upaya mengurangi tempat perkembangbiakan nyamuk melalui pemberantasan genangan dan pengelolaan tempat penampungan air. Peserta juga diberikan informasi mengenai leptospirosis dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta menghindari kontak dengan lingkungan yang berpotensi tercemar.

Selain mengenalkan penyakit, kegiatan juga menekankan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai langkah pencegahan yang dapat dilakukan dari lingkungan rumah. Peserta diajak untuk menerapkan kebiasaan seperti menjaga kebersihan lingkungan, mengelola sampah dengan baik, menggunakan air bersih, menjaga kebersihan diri, serta mengurangi tempat yang dapat menjadi perkembangbiakan nyamuk.
Penyampaian materi didukung dengan poster dan media edukasi yang memuat informasi mengenai penyakit berbasis lingkungan dan langkah pencegahannya. Penggunaan media visual diharapkan dapat membantu peserta mengingat kembali informasi yang diberikan dan menerapkannya setelah kegiatan selesai.

Kegiatan berlangsung dengan aktif. Peserta mengikuti pemaparan materi dan memperoleh kesempatan untuk berdiskusi mengenai kondisi lingkungan serta kebiasaan yang dapat diterapkan untuk menjaga kesehatan keluarga.
Melalui kegiatan ini, Tim KKN Undip berharap edukasi yang diberikan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan PHBS secara konsisten. Media edukasi yang telah dibuat juga dapat dimanfaatkan kembali dalam kegiatan masyarakat sebagai sarana informasi mengenai pencegahan penyakit berbasis lingkungan. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa KKN dan peserta, dilanjutkan dengan ramah tamah.
Keberlanjutan penerapan PHBS diharapkan dapat dilakukan melalui kegiatan rutin masyarakat, seperti kerja bakti, pengelolaan sampah, pemberantasan sarang nyamuk, serta pemeliharaan kebersihan lingkungan. Dengan keterlibatan masyarakat secara konsisten, kebiasaan sederhana tersebut dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan Desa Lebosari.
Penulis/Reporter: Jovido Jeremia Siahaan
Fotografer: Rafif Ulil Fahmi
Kontak Media: Instagram @kknlebosari_
Editor: Azis





