Mahasiswa bersama siswa berfoto bersama seusai kegiatan pengelan kelistrikan
Jatengx.com, Sragen — Suasana berbeda terasa di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Desa Sukorejo, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen pada Rabu (5/8/2026).
Ruang kelas yang biasanya diisi dengan kegiatan belajar mengajar seperti biasa, kali ini dipenuhi dengan antusias dan tawa riang puluhan siswa yang tengah mengikuti kegiatan “Pengenalan Dasar Kelistrikan untuk Anak MI” yang diselenggarakan oleh tim KKN Tematik 42 Universitas Diponegoro (Undip) yang bertugas di Desa Sukorejo, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen.
Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih 1 jam tersebut diikuti oleh 31 siswa kelas 6 MI Desa Sukorejo.
Dengan mengusung konsep belajar sambil bermain, para mahasiswa dari Program Studi D4 Teknik Listrik Industri Undip berhasil membuat para siswa terpesona dengan dunia kelistrikan yang selama ini terkesan membosankan dan menakutkan.
Koordinator Desa KKN Tematik 42 Undip, Mufid Ihtamma Al Faqih, mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang khusus agar siswa MI dapat mengenal dunia kelistrikan sejak dini dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.
“Kami ingin anak-anak di Desa Sukorejo tidak takut dengan listrik, tapi justru penasaran dan ingin belajar lebih. Dengan pendekatan yang seru dan interaktif, kami berharap mereka bisa memahami dasar-dasar listrik sekaligus tahu cara menggunakannya dengan aman,” ujar Mufid Ihtamma Al Faqih dengan penuh semangat di hadapan para siswa MI Desa Sukorejo.
Dalam kegiatan ini, Mufid Ihtamma Al Faqih bertindak langsung sebagai pembicara utama yang memandu seluruh rangkaian sesi, mulai dari pemaparan materi hingga sesi kuis interaktif. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan apa itu listrik dan dari mana asalnya, mengenal komponen listrik sederhana seperti kabel, baterai, lampu, dan saklar, cara kerja rangkaian listrik sederhana, serta hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat berhadapan dengan listrik.
Seluruh materi disampaikan menggunakan bahasa yang ringan, analogi sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari anak-anak, serta ditampilkan melalui slide presentasi berwarna-warni yang menarik perhatian siswa.
Di penghujung kegiatan, suasana kelas kembali memanas ketika Mufid Ihtamma Al Faqih memimpin langsung sesi kuis interaktif sebagai ajang mengukur sejauh mana pemahaman para siswa terhadap materi kelistrikan yang telah disampaikan.
Kuis yang terdiri dari 2 pertanyaan tersebut mencakup berbagai topik yang telah dipelajari, mulai dari pengertian listrik, nama-nama komponen listrik sederhana, cara kerja rangkaian listrik, hingga perilaku aman dalam menggunakan listrik sehari-hari.
Beberapa pertanyaan yang dilontarkan Mufid Ihtamma Al Faqih kepada para siswa antara lain “Apa yang harus kamu lakukan kalau melihat kabel listrik yang terkelupas di rumah?”, “Boleh tidak memasukkan benda logam ke dalam stop kontak?”, dan “Dari mana listrik di rumah kita berasal?”. Setiap pertanyaan disambut dengan semangat, dengan puluhan tangan siswa yang langsung terangkat ke udara berebut untuk menjawab.
Teriakan “Saya! Saya! Saya!” memenuhi ruangan dan membuat suasana kelas semakin meriah dan penuh gelak tawa. Siswa yang berhasil menjawab dengan benar langsung mendapatkan hadiah kecil berupa jajanan snack dari tim KKN sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan pemahaman mereka.

“Ternyata anak-anak menyerap materi dengan sangat baik. Banyak yang bisa menjawab pertanyaan dengan tepat dan percaya diri. Ini membuktikan bahwa belajar listrik itu tidak susah kalau disampaikan dengan cara yang menyenangkan,” ujar Mufid Ihtamma Al Faqih dengan penuh kebanggaan.
Mufid Ihtamma Al Faqih menambahkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini sengaja dirancang tidak hanya untuk menguji pengetahuan, tetapi juga untuk memperkuat ingatan siswa terhadap materi yang telah disampaikan sekaligus memupuk rasa percaya diri anak-anak dalam mengungkapkan pendapat di depan umum.
“Anak-anak Desa Sukorejo hari ini adalah pengguna listrik masa depan. Jika mereka sudah paham cara menggunakan listrik dengan benar dan aman sejak kecil, maka Desa Sukorejo, Kecamatan Sambirejo akan menjadi desa yang lebih aman dan cerdas energi di masa mendatang,” pungkas Mufid Ihtamma Al Faqih menutup seluruh rangkaian kegiatan.
Penulis: Mufid Ihtamma Al Faqih
KKN Tematik 42 Undip — Desa Sukorejo, Kec. Sambirejo, Kab. Sragen | 2026
Editor: Azis



