Mahasiswa serahkan papan struktur organisasi BUMDes Serba Barokah Periode 2025 - 2030 kepada perwakilan pengurus
Jatengx.com, Klaten — Kejelasan struktur organisasi menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Struktur yang tertata membantu danperangkat desa dan masyarakat dapat memahami peran, kewenangan, dan tanggung jawab masing-masing.
Hal tersebut menjadi perhatian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) di Desa Turus, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Melalui program kerja multidisiplin, mahasiswa membantu memperkuat tata kelola BUMDes Turus dengan membuat papan struktur organisasi yang mengacu pada ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa.
Program tersebut merupakan bagian dari kegiatan “Penguatan Tata Kelola dan Optimalisasi Unit Usaha BUMDes Desa Turus melalui Peningkatan Sistem Manajemen, Operasional, dan Publikasi Usaha”. Program melibatkan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu untuk mendukung pembenahan pengelolaan BUMDes, mulai dari aspek manajemen, operasional, hingga publikasi usaha.
Sebelum menyusun papan struktur organisasi, mahasiswa terlebih dahulu melakukan kunjungan dan pemetaan kondisi kelembagaan BUMDes Turus. Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai susunan kepengurusan sekaligus melihat kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku.
Pemetaan mencakup unsur-unsur dalam organisasi BUMDes, antara lain penasihat, pelaksana operasional, dan pengawas. Informasi yang diperoleh kemudian menjadi dasar dalam penyusunan papan struktur organisasi yang dapat dipasang dan digunakan sebagai media informasi kelembagaan.
Mahasiswa menyerahkan papan struktur yang sudah dibuat kepada Pengurus BUMDes pada Jum’at (7/8/2026). Papan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai penanda susunan kepengurusan. Keberadaannya diharapkan dapat membantu pengurus maupun masyarakat memahami posisi dan pembagian peran dalam pengelolaan BUMDes.
“Struktur organisasi yang jelas penting agar setiap unsur dalam BUMDes mengetahui tugas dan tanggung jawabnya. Kami mencoba membantu melalui media yang sederhana, tetapi dapat digunakan dalam jangka panjang,” ujar salah satu mahasiswa KKN Undip.
Pembuatan papan struktur organisasi menjadi salah satu langkah awal dalam upaya memperkuat tata kelola BUMDes Turus. Dengan pembagian peran yang lebih mudah dipahami, koordinasi antar pengurus diharapkan dapat berjalan lebih terarah.
Program tersebut juga menunjukkan bahwa penerapan ilmu mahasiswa selama KKN tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik atau kegiatan sosial, tetapi dapat menyentuh aspek kelembagaan dan tata kelola pemerintahan desa.
Mahasiswa KKN Undip berharap papan struktur organisasi yang telah disusun dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari upaya BUMDes Turus membangun sistem pengelolaan yang lebih tertata, transparan, dan akuntabel.
Penulis: Raisa Padme Adzkiya
Editor: Azis



