Mahasiswa serahkan poster edukatif untuk meningkatkan minat membaca siswa kepada Kepala Sekolah salah satu instansi pendidikan
Jatengx.com, Sukoharjo – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro yang bertugas di Desa Pojok, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, menggelar program edukasi bertajuk “Gerakan Literasi Membaca bagi Anak-Anak: Setiap Kata yang Kau Baca, Setiap Langkah Menuju Cita-cita pada Siswa di Salah Satu Instansi Pendidikan Desa Pojok”. Kegiatan yang menyasar puluhan siswa di salah satu sekolah dasar Desa Pojok ini berlangsung pada Selasa, (18/8/2026).
Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa KKN mengemas materi literasi menjadi bahan ajar yang lebih ceria, dekat dengan dunia anak-anak, serta mudah dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa juga menyiapkan media poster edukatif serta gerakan membaca bersama sebagai upaya menumbuhkan minat baca sejak dini secara menyenangkan.
Kegiatan ini diinisiasi sebagai respons atas masih rendahnya minat literasi membaca di kalangan anak-anak Desa Pojok. Mahasiswa menyampaikan pemahaman mengenai pentingnya membaca untuk siswa sekolah dinilai masih minim media pembelajaran yang menarik dan mudah dipahami. Padahal, kebiasaan membaca sejak dini sangat penting untuk menambah wawasan, memperkaya kosakata, sekaligus mendukung pencapaian cita-cita anak di masa depan.
Kegiatan diawali dengan pemaparan materi pemahaman kepada siswa tentang pentingnya gerakan literasi membaca oleh tim KKN. Dalam pemaparannya, dijelaskan fakta bahwa anak yang rajin membaca setiap hari memiliki penguasaan kosakata yang lebih luas dan lebih mudah memahami pelajaran di sekolah.
Selanjutnya, siswa dikenalkan pada tiga langkah sederhana untuk membangun kebiasaan membaca, yaitu memilih buku yang sesuai dengan minat atau kesukaan, menyisihkan waktu setidaknya 15 menit setiap hari khusus untuk membaca, serta menanamkan keyakinan bahwa semakin banyak membaca, seorang anak akan semakin dekat dengan impian masa depannya.
Siswa juga diajak untuk membangun kebiasaan membaca tidak harus dimulai dari buku yang tebal atau rumit, melainkan dapat diawali dari buku cerita bergambar atau dongeng yang sesuai dengan ketertarikan anak. Melalui pendekatan ini, membaca diarahkan menjadi sebuah kegiatan yang menyenangkan dan bukan merupakan beban bagi siswa.
Mahasiswa menegaskan pentingnya konsistensi membaca secara rutin setiap hari dibandingkan membaca dalam durasi lama tetapi jarang dilakukan.
“Membaca itu tidak harus banyak-banyak terus besoknya sedikit, tidak perlu langsung buku yang tebal dan rumit juga. Untuk membangun pembiasaan cukup buku yang mudah dipahami atau disukai dan dibaca secara konsisten,” Tegasnya mahasiswa saat diwawancara.
Pada sesi praktik, siswa diajak langsung mengikuti gerakan literasi membaca bersama. Siswa diminta memilih buku cerita favorit mereka, lalu membaca secara mandiri selama beberapa saat. Kegiatan dilanjutkan dengan ajakan kepada beberapa siswa untuk menceritakan kembali isi bacaan atau pesan moral yang mereka dapatkan di hadapan teman-temannya.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan penyerahan dan pemasangan poster edukatif berjudul “Setiap Kata yang Kau Baca, Setiap Langkah Menuju Cita-cita” di lingkungan sekolah sebagai pengingat visual. Antusiasme siswa terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan, ditandai dengan semangat mereka mengikuti seluruh alur acara.
Salah satu siswa berinisial R yang menjadi peserta kegiatan mengaku senang dan semakin bersemangat setelah mengikuti sesi membaca bersama tersebut.
“Aku senang sekali bisa membaca buku cerita bareng teman-teman. Tadi aku membaca buku tentang cita-cita. Sekarang aku mau biasain membaca 15 menit setiap hari sebelum tidur supaya tambah pintar dan bisa meraih cita-cita,” ujarnya.
Kepala salah satu lembaga pendidikan di Desa Pojok tersebut juga menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kontribusi nyata para mahasiswa KKN Undip.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa KKN. Program ini benar-benar memberikan media baru sebagai cara untuk mendorong gerakan literasi membaca anak-anak di Desa Pojok. Kami berharap apa yang diajarkan bisa terus diterapkan secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Sosialisasi gerakan literasi membaca ini merupakan bagian dari rangkaian program sosial dan kemasyarakatan di bidang pendidikan yang dijalankan oleh mahasiswa KKN Tim II Undip di Desa Pojok. Melalui poster edukatif yang telah dipasang dan pembiasaan yang dikenalkan, program ini diharapkan dapat terus dimanfaatkan pihak sekolah untuk menanamkan pesan bahwa satu buku yang dibaca hari ini merupakan satu langkah menuju cita-cita di masa depan.
Penulis: Hadaya Nasywa
Kontak Media: kknpojokundip@gmail.com
Editor: Azis



