Farhan bersama satu mahasiswa lain melakukan pengecekan foto dokumentasi kegiatan
Jatengx.com, Kendal — Muhammad Farhan Maulana, Mahasiswa KKN-R Universitas Diponegoro Desa Jungsemi dari program studi Antropologi Sosial, turut membantu masyarakat dalam mengabadikan kegiatan keagamaan di Makam Kemangi melalui program sosial kemasyarakatan “Dokumenter Kegiatan di Makam Kemangi”.
Haul Simbah Laitsiddin diselenggarakan oleh pengurus Makam Kemangi dan diikuti oleh warga Desa Jungsemi pada Sabtu (15/8). Kegiatan tersebut diisi dengan pembacaan doa dan tahlil untuk mengenang serta mendoakan para sesepuh Desa Jungsemi yang telah meninggal dunia.
Mahasiswa menyampaikan kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penghormatan masyarakat kepada para pendahulu sekaligus bagian dari kehidupan keagamaan masyarakat setempat.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-R Universitas Diponegoro membantu pengurus makam dalam mendokumentasikan rangkaian acara melalui etnofotografi. Berbagai momen selama pelaksanaan haul diabadikan sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan dokumentasi kegiatan masyarakat di Makam Kemangi.

Hasil dokumentasi kemudian diserahkan kepada pengurus Makam Kemangi dan panitia kegiatan. Dokumentasi tersebut diharapkan dapat menjadi arsip visual yang dapat disimpan dan digunakan kembali untuk mengenang kegiatan yang telah dilaksanakan oleh masyarakat.
Bagi Farhan, keterlibatan dalam kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi sederhana dalam mendukung masyarakat Desa Jungsemi. Ia menegaskan dokumentasi tidak hanya berfungsi sebagai rekaman suatu kegiatan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari arsip desa yang merekam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Melalui program “Dokumenter Kegiatan di Makam Kemangi”, Farhan berharap momen-momen penting dalam kegiatan masyarakat dapat terus diabadikan dan dikenang. Upaya tersebut menjadi salah satu langkah sederhana untuk menjaga ingatan kolektif sekaligus mendukung keberlangsungan tradisi dan kehidupan sosial budaya Desa Jungsemi.
“Saya senang bisa turut hadir mengharap berkah pada leluhur dan mendokumentasikan kegiatan. Melalui, peran tersebut saya berharap kegiatan masyarakat dapat diabadikan,” ungkapnya
Penulis: Muhammad Farhan Maulana
Editor: Azis



