Mahasiswa bersama sebagian peserta pasca kegiatan Secret Code Adventure: Pengenalan Pesan Rahasia melalui Aktivitas Edukatif
Jatengx.com, Pekalongan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II TA 2025/2026 dari Universitas Diponegoro, Syifanya Gizza Adjie, sukses menyelenggarakan program kerja pengabdian masyarakat bertajuk Secret Code Adventure: Pengenalan Pesan Rahasia melalui Aktivitas Edukatif yang bertempat di SD Negeri Tunjungsari, Desa Tunjungsari, Kecamatan Siwalan, pada (24/8/2026).
Kegiatan ini diinisiasi sebagai respons terhadap permasalahan di sekolah dasar setempat, di mana sebagian siswa menunjukkan respons kurang antusias dan masih memandang matematika sebagai mata pelajaran yang sulit dan kurang menarik.
Program yang dirancang oleh Mahasiswa Program Studi Matematika ini bertujuan memberikan edukasi alternatif dengan memanfaatkan konsep dasar kriptografi sederhana (Caesar Cipher). Hal ini dilakukan guna memperkenalkan kepada siswa bahwa matematika tidak hanya berkaitan dengan operasi hitung, tetapi juga pengenalan pola, logika, dan pemecahan masalah.
“Kami melihat siswa terlihat lebih aktif, antusias, dan mudah terlibat ketika pembelajaran dikemas dalam bentuk permainan, aktivitas kelompok, maupun tantangan yang bersifat interaktif. Oleh karena itu, melalui program Secret Code Adventure, kami mengembangkan media pembelajaran yang mampu mengenalkan konsep matematika melalui pendekatan yang lebih menyenangkan,” jelas Syifanya saat menjelaskan tujuan jangka panjang dari edukasi tersebut.
Pelaksanaan kegiatan yang diikuti para siswa kelas IV, diawali dengan tahap pengenalan konsep pesan rahasia, kemudian dilanjutkan dengan sesi permainan kelompok untuk memecahkan kode sandi. Para siswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara aktif dan antusias, serta mampu menyelesaikan tantangan pemecahan kode secara berkelompok.
Program ini secara langsung mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan media pembelajaran yang inovatif.
Acara ini kemudian ditutup dengan sesi refleksi bersama siswa, dilanjutkan dengan penyerahan Secret Code Kit—yang terdiri atas booklet panduan, media permainan, dan contoh clue—sebagai inventaris SD Negeri Tunjungsari. Melalui penyerahan luaran tersebut, diharapkan media edukatif ini dapat dimanfaatkan kembali oleh guru.
Penulis: Syifanya Gizza Adjie
Editor: Azis



