
BANDUNGAN, UNGARAN – Sebagai upaya meningkatkan efektivitas dan kualitas proses produksi tahu pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU 51 Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan perbaikan dan optimalisasi mesin spinner pemeras tahu di Omah Tahu Sehat Asri Serasi, Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang.
Kegiatan ini berangkat dari hasil observasi terhadap proses produksi yang menunjukkan adanya beberapa kendala pada mesin spinner, khususnya pergerakan tabung bagian dalam yang masih mengalami goyangan ketika beroperasi serta permukaan bagian dalam tabung yang memiliki beberapa titik tajam dan berpotensi menyebabkan kain tahu sobek. Kondisi tersebut dapat mengganggu kestabilan proses serta berpotensi meningkatkan kebutuhan penggantian kain tahu selama kegiatan produksi.
Program perbaikan ini dirancang dan dilaksanakan oleh Bagas Vitoro, mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Otomasi, Universitas Diponegoro. Implementasi perbaikan difokuskan pada dua tindakan utama, yaitu pemasangan delapan roller pada bagian shield atau tabung luar spinner serta pengamplasan permukaan bagian dalam tabung spinner.
Pemasangan delapan roller dilakukan pada beberapa titik di sekeliling shield sebagai bantalan tambahan yang berfungsi menjaga posisi tabung bagian dalam selama proses pemutaran. Roller tersebut dirancang untuk memberikan dukungan terhadap pergerakan tabung sehingga kontak dan pergerakan antara tabung bagian dalam dengan bagian luar dapat berlangsung lebih stabil. Penambahan komponen ini diharapkan mampu mengurangi goyangan tabung yang sebelumnya muncul ketika mesin beroperasi.
Selain pemasangan roller, dilakukan pula pengamplasan pada permukaan bagian dalam spinner. Tahapan ini bertujuan menghilangkan bagian-bagian permukaan yang tajam atau kasar yang berpotensi bersentuhan langsung dengan kain tahu. Dengan permukaan tabung yang lebih halus, risiko kain mengalami sobekan selama proses pemerasan dapat diminimalkan sekaligus menjaga kondisi kain agar dapat digunakan secara lebih optimal dalam kegiatan produksi.
Proses perbaikan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi aktual mesin serta kebutuhan operasional Omah Tahu. Pemilihan metode perbaikan sederhana dan aplikatif diharapkan dapat memudahkan pihak UMKM dalam melakukan pemeriksaan dan pemeliharaan mesin secara mandiri tanpa memerlukan perubahan besar terhadap sistem utama mesin.
Melalui kegiatan ini, implementasi teknologi tidak hanya diarahkan pada peningkatan performa mesin, tetapi juga pada keberlanjutan proses produksi dan kemudahan pemeliharaan peralatan. Perbaikan pada mesin spinner diharapkan dapat menciptakan proses kerja yang lebih stabil, mengurangi potensi kerusakan kain tahu, serta mendukung kelancaran aktivitas produksi Omah Tahu Sehat Asri Serasi.
Kegiatan ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Poin 8, yaitu pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, melalui penerapan perbaikan teknologi sederhana yang dapat membantu meningkatkan efektivitas proses produksi dan mendukung keberlanjutan usaha UMKM.
Di bawah pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL)—Prof. Dr. Purnawan Adi Wicaksono, S.T., M.T., Prof. Dr. Diana Puspita Sari, S.T., M.T., Faradhina Azzahra, S.T., M.Sc., dan Lisa’ Yihaa Roodhiyah, S.Si., M.Si.—kegiatan perbaikan mesin spinner ini menjadi salah satu bentuk penerapan ilmu dan keterampilan mahasiswa dalam menyelesaikan permasalahan teknis yang ditemukan secara langsung di lingkungan UMKM.
Melalui sinergi antara mahasiswa KKN-T dan Omah Tahu Sehat Asri Serasi, perbaikan mesin spinner diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi proses produksi sekaligus menjadi langkah awal dalam membangun sistem pemeliharaan peralatan yang lebih teratur dan berkelanjutan di lingkungan UMKM.
Penulis:
Bagas Vitoro
Program Studi Teknologi Rekayasa Otomasi, Universitas Diponegoro.
Dosen Pembimbing Lapangan KKN-T IDBU 51:
Prof. Dr. Purnawan Adi Wicaksono, S.T., M.T.,
Prof. Dr. Diana Puspita Sari, S.T., M.T.,
Faradhina Azzahra, S.T., M.Sc.,
dan Lisa’ Yihaa Roodhiyah, S.Si., M.Si.





