
Boyolali (Agustus 2026) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melaksanakan program kerja Pemanfaatan Bahan Alami Lokal sebagai Upaya Pengendalian Hama Tikus dan Peningkatan Produktivitas Tanaman Jagung di Desa Ngaren, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan bahan alami lokal sebagai salah satu alternatif dalam membantu mengendalikan hama tikus yang menjadi salah satu permasalahan pada lahan pertanian jagung.
Kegiatan dilaksanakan bersama tiga kelompok masyarakat, yaitu Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Ngaren, perkumpulan ibu PKK RT 11 Desa Ngaren, serta bapak dan ibu PKK RT 12 Desa Ngaren. Pelaksanaan kegiatan disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik masing-masing kelompok. Bersama Kelompok Wanita Tani Desa Ngaren, kegiatan dilaksanakan secara langsung di lahan pertanian. Sementara itu, kegiatan bersama perkumpulan ibu PKK RT 11 dilaksanakan di rumah Ketua RT 11 dan kegiatan bersama bapak dan ibu PKK RT 12 dilaksanakan di rumah Ketua RT 12.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan penjelasan mengenai permasalahan hama tikus pada tanaman jagung serta alternatif pemanfaatan bahan alami yang dapat digunakan untuk membantu mengendalikan hama tersebut. Masyarakat diberikan informasi mengenai bahan-bahan yang digunakan, tahapan atau tata cara pembuatannya, serta cara pengaplikasiannya. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga warga dapat memahami setiap tahapan dan memiliki gambaran mengenai penerapannya di lingkungan masing-masing.
Khusus bersama Kelompok Wanita Tani Desa Ngaren, penyampaian materi dilakukan langsung di lahan pertanian sekaligus dengan praktik di lapangan. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada warga untuk memahami penerapan materi secara lebih nyata sesuai dengan kondisi lahan pertanian yang mereka kelola. Mahasiswa KKN juga menjelaskan bagaimana bahan yang telah disiapkan dapat diaplikasikan pada area yang menjadi tempat aktivitas hama tikus.
Sementara itu, kegiatan bersama perkumpulan ibu PKK RT 11 dan bapak serta ibu PKK RT 12 dilaksanakan di rumah masing-masing Ketua RT. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menyampaikan materi mengenai pemanfaatan bahan alami lokal serta tata cara pembuatan dan penggunaannya. Warga juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan pengalaman maupun permasalahan yang berkaitan dengan keberadaan hama tikus di lingkungan sekitar.
Antusiasme masyarakat terlihat dari keterlibatan warga selama kegiatan berlangsung. Warga mengikuti penyampaian materi dan turut berdiskusi mengenai permasalahan hama tikus yang mereka temui. Melalui kegiatan ini, masyarakat mendapatkan informasi dan pengetahuan praktis mengenai alternatif pemanfaatan bahan alami lokal yang dapat diterapkan sesuai dengan kondisi di lingkungan mereka.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro berharap pengetahuan yang telah disampaikan dapat dimanfaatkan dan diterapkan secara mandiri oleh masyarakat Desa Ngaren. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan potensi bahan alami lokal sekaligus mendukung upaya pengendalian hama tikus dan menjaga produktivitas tanaman jagung di Desa Ngaren.






