Mahasiswa KKN UNDIP mengajak masyarakat untuk mengurangi sampah plastik dengan menggunakan totebag
Jatengx.com, Pemalang – Balai Desa Tegalsari Timur terlihat rame dari biasanya, Ibu-ibu PKK diajak para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro belajar untuk menerapkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan melalui program edukasi green logistics.
Kegiatan yang berlangsung pada Jum’at (7/8) menjadi bagian dari program Green Village: Mewujudkan Desa Bersih, Sehat, dan Berkelanjutan melalui Pengelolaan Sampah dengan kegiatan “Edukasi Green Logistik: Pengurangan Kantong Plastik melalui Gerakan Penggunaan Totebag”.
Program ini berangkat dari pentingnya mengurangi penggunaan kantong plastik dalam aktivitas sehari-hari. Melalui edukasi green logistics, peserta diajak memahami bahwa pengurangan sampah dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, termasuk menggunakan barang yang dapat dipakai berulang kali.
Agya Fiera Salmaa, mahasiswi D4 Manajemen dan Administrasi Logistik Universitas Diponegoro yang menjalankan program tersebut, menjelaskan bahwa penggunaan totebag merupakan langkah sederhana yang dapat diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Penerapan green logistics tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar. Mengurangi penggunaan kantong plastik dengan membawa totebag sendiri merupakan salah satu kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan secara konsisten.” jelas Agya Fiera Salmaa
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai dampak penggunaan kantong plastik serta pentingnya mengurangi penggunaannya. Materi kemudian diarahkan pada penerapan green logistics dalam kegiatan sehari-hari, khususnya melalui penggunaan totebag sebagai alternatif kantong plastik sekali pakai.
Setelah sesi edukasi, mahasiswa membagikan totebag kepada ibu-ibu PKK yang hadir. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pemanfaatan totebag dalam kegiatan berbelanja dan aktivitas lainnya sehingga penggunaan kantong plastik dapat dikurangi secara bertahap.

Kegiatan mendapat respons positif dari peserta. Salah satu perwakilan ibu-ibu PKK Desa Tegalsari Timur menyampaikan bahwa penggunaan totebag dapat menjadi kebiasaan baru yang mudah diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
“Dengan adanya edukasi dan totebag ini, kami jadi lebih tahu bahwa mengurangi plastik bisa dimulai dari kebiasaan kecil. Totebag yang diberikan juga bisa langsung digunakan ketika berbelanja.” ungkap salah satu peserta.
Kegiatan tersebut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) ke-12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, terutama melalui upaya mendorong pengurangan penggunaan barang sekali pakai dan membiasakan penggunaan barang yang dapat digunakan kembali.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar tanpa hambatan yang berarti. Ibu-ibu PKK mengikuti penyampaian materi dan menerima totebag yang dapat digunakan sebagai alternatif kantong plastik dalam kegiatan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap penggunaan totebag dapat terus diterapkan oleh peserta dan menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari. Langkah sederhana tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi penggunaan kantong plastik di lingkungan Desa Tegalsari Timur.
Penulis/Reporter: Agya Fiera Salmaa
Editor: Azis



