mahasiswa KKN Tim II Undip melakukan pemasangan banner di titik wisata dan di depan Balai Desa Mertan
Jatengx.com, Sukoharjo – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) menggelar Program Multidisiplin 2 bertajuk “Digitalisasi Informasi Sejarah dan Optimalisasi Media Promosi untuk Pengembangan Wisata Terpadu Desa Mertan”. Kehadiran program ini untuk mendongkrak pengenalan potensi wisata yang dimiliki Desa Mertan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, kepada masyarakat luas melalui pemanfaatan teknologi digital.
Sebelum media promosi dirancang, mahasiswa terlebih dahulu melakukan survei lapangan serta pengumpulan data potensi wisata di Desa Mertan. Tahap ini juga mencakup penelusuran dan wawancara bersama tokoh dan sesepuh desa untuk menggali informasi sejarah setiap destinasi, yang kemudian disusun ulang menjadi naskah dan konten digital.
Selain itu, dilakukan pula pemetaan lokasi-lokasi wisata secara digital sebagai dasar penyusunan peta kawasan yang nantinya melengkapi media promosi.

Sebagai luaran utama dari upaya digitalisasi ini, mahasiswa KKN Tim II Undip mengembangkan website resmi wisata Desa Mertan (tautan resmi dapat diakses melalui berikut WISATA DESA MERTAN).
Mahasiswa menyampaikan website tersebut memuat informasi lengkap mengenai sejarah, lokasi, dan daya tarik dari tiga destinasi wisata utama, yaitu Goa Mertan, Makam Balakan, dan Makam Kyai Sayidiman, yang disajikan dalam dua bahasa, Indonesia dan Inggris, agar dapat menjangkau wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Kami membuat website tersebut sudah dilengkapi dengan 2 bahasa sehingga nantinya dapat dijangkau dan diketahui wisatawan lokal maupun mancanegara. Selian itu, berbagai keunggulan di Desa Mertan turut kami tampilkan semua di website,” ujarnya
Website ini juga dilengkapi dengan peta kawasan wisata untuk memudahkan pengunjung merencanakan rute kunjungan. Kehadiran website ini menjadi langkah digitalisasi informasi wisata sekaligus memperluas jangkauan promosi Desa Mertan ke ranah digital.
Untuk memastikan informasi yang sama juga dapat diakses langsung oleh pengunjung di lapangan, mahasiswa KKN Tim II Undip memasang standing banner di tiga lokasi wisata utama Desa Mertan.
Destinasi pertama adalah Goa Mertan, sebuah situs bersejarah yang terletak di Dusun Mertan. Situs ini berada tidak jauh dari kawasan Waduk Mulur, dikelilingi tebing-tebing di sekitarnya, dengan bagian utama berupa cerukan yang dipercaya dulu menjadi tempat persembunyian salah satu pejuang perlawanan terhadap penjajah Belanda yang tergabung dalam laskar Pangeran Diponegoro.
Gua ini bahkan disebut-sebut menjadi saksi penerapan strategi supit urang oleh laskar Pangeran Diponegoro dalam perjuangan melawan penjajah. Di lokasi ini juga terdapat satu sumur tua serta dua sendang yang dahulu digunakan sebagai tempat bersuci dan sumber air minum warga sekitar.
Destinasi kedua adalah Makam Balakan, yang juga menjadi bagian dari rangkaian situs bersejarah di Desa Mertan. Makam ini erat kaitannya dengan jejak perjuangan para tokoh yang pernah menetap dan berjuang di wilayah tersebut pada masa penjajahan Belanda, sehingga menjadikannya salah satu destinasi ziarah sekaligus wisata edukasi sejarah bagi pengunjung.
Destinasi ketiga adalah Makam Kyai Sayidiman. Tokoh yang dikenal dengan nama Kyai Sayyid Iman ini juga dikenal sebagai Senopati Iman Mukmin, sosok legenda yang erat kaitannya dengan keberadaan Goa Mertan. Makam ini banyak dikunjungi peziarah maupun wisatawan yang tertarik dengan sejarah dan nilai spiritual yang melekat pada sosok Kyai Sayidiman.
Ketiga destinasi tersebut kini dapat diakses informasinya secara digital melalui website resmi wisata Desa Mertan yang disajikan dalam dua bahasa, Indonesia dan Inggris, agar informasi dapat menjangkau wisatawan domestik maupun mancanegara.
Banner ini berfungsi sebagai etalase informasi sekaligus sarana promosi bagi masyarakat maupun pengunjung yang melintas, guna mengenalkan potensi wisata yang dimiliki desa kepada khalayak yang lebih luas.
Secara keseluruhan, Program Multidisiplin 2 ini menghadirkan tiga bentuk media promosi sekaligus: website resmi sebagai wujud utama digitalisasi informasi wisata, standing banner di tiga titik wisata, serta banner besar di Balai Desa. Ketiganya diharapkan mampu memperkuat penyampaian informasi dan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Desa Mertan.
Program ini sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa KKN Tim II Undip dalam mendukung pengembangan dan promosi potensi wisata yang dimiliki Desa Mertan.
Penulis: Mahasiswa KKN Tim II Undip Desa Mertan
Editor: Azis



