Mahasiswa tampikan poster pentingnya nilai kejujuran dan pendidikan antikorupsi
Jatengx.com, Klaten — Mahasiswa KKN UNDIP, Ghani Purbosari dari Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro, menyelenggarakan kegiatan edukasi bertajuk “Pentingnya Penanaman Nilai-Nilai Kejujuran dan Pendidikan Antikorupsi Sejak Dini”. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (27/7/2026) ini ditujukan bagi siswa-siswi kelas 4, 5, dan 6 di SD Negeri 01 Desa Bowan.
Program kerja ini diusung sebagai bentuk kepedulian mahasiswa KKN terhadap pembentukan karakter generasi muda, khususnya dalam membentengi anak-anak dari perilaku curang sejak di lingkungan sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata dukungan terhadap capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-04, yaitu Quality Education atau Pendidikan Berkualitas.
“Pendidikan karakter tidak bisa ditunda hingga usia dewasa. Nilai kejujuran dan integritas harus ditanamkan sejak di bangku sekolah dasar agar menjadi kebiasaan yang melekat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ghani selaku perwakilan tim mahasiswa KKN Reguler UNDIP.

Rangkaian kegiatan dikemas secara interaktif dan komunikatif agar materi yang terkesan berat dapat dicerna dengan mudah oleh para siswa. Dalam kesempatan ini, para siswa dikenalkan pada sembilan (9) nilai antikorupsi yang perlu diterapkan sehari-hari oleh para siswa, seperti nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, kerja keras, kesederhanaan, keberanian, kepedulian, dan keadilan.

Selain penyampaian materi secara visual dan ceramah, mahasiswa KKN UNDIP juga mengajak para siswa bermain permainan interaktif berbasis studi kasus sederhana. Rangkaian permainan mencakup simulasi tidak mencontek saat ujian, mengembalikan barang yang ditemukan, hingga menerapkan kejujuran pada saat membeli makanan di kantin sekolah.
Para siswa kelas 4, 5, dan 6 SD Negeri 01 Desa Bowan terlihat sangat antusias mengikuti jalannya sesi interaktif tersebut. Pihak sekolah, termasuk para guru dan Kepala SD Negeri 01 Desa Bowan juga turut menyambut positif inisiatif ini.
Ghani Purbosari menutup Kegiatan edukasi ini dengan pesan, apa yang telah dipelajari tidak hanya berhenti pada paparan materi semata, tetapi juga dapat diterapkan secara konsisten oleh para siswa, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
Melalui program ini, mahasiswa KKN UNDIP juga berharap Desa Bowan dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki fondasi moral dan integritas yang kuat demi masa depan Indonesia yang bebas dari korupsi.
Penulis: Ghani Purbosari
Editor: Azis



