
Penguatan Tata Kelola Pengelolaan Sampah Berbasis Partisipasi Masyarakat di Desa Wonorejo
Wonorejo, Sragen – Tim KKN Universitas Diponegoro melaksanakan program penguatan tata kelola pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat di Desa Wonorejo. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh potensi melimpahnya sekam padi dan sampah organik rumah tangga yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung penerapan sistem biopori sekaligus mengurangi permasalahan sampah di lingkungan desa.
Program ini mengusung pendekatan partisipatif dengan melibatkan Pemerintah Desa Wonorejo, RT/RW, PKK, Karang Taruna, serta masyarakat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui observasi, wawancara, sosialisasi, dan pendampingan untuk menggali kondisi pengelolaan sampah sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.
Salah satu hasil utama kegiatan adalah penyusunan SOP pengelolaan sampah yang dapat menjadi pedoman bagi masyarakat dan perangkat desa dalam mengelola sampah secara lebih terarah. Selain itu, tim juga menghasilkan media edukasi serta rekomendasi kebijakan yang dapat digunakan Pemerintah Desa Wonorejo sebagai bahan pertimbangan dalam memperkuat tata kelola lingkungan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pengelolaan sampah di Desa Wonorejo tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa, tetapi juga menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Pemanfaatan sekam padi dan sampah organik melalui sistem biopori diharapkan dapat menjadi langkah sederhana dan berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan partisipatif.



