Guru dan mahasiswa KKN UPGRIS berfoto bersama usai mengikuti pelatihan pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) di Desa Wonosekar
Jatengx.com, Demak — Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menggelar pelatihan pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) bagi guru pendidikan anak usia dini di Desa Wonosekar, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di tiga sekolah, yakni Sekarjati 1, Sekarjati 2, dan Yasima. Pelatihan menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya meningkatkan kreativitas guru dalam menyediakan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan anak.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa terlebih dahulu menjelaskan mengenai fungsi dan manfaat APE dalam mendukung proses pembelajaran anak usia dini. Guru kemudian diajak mempraktikkan pembuatan APE dengan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah diperoleh.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para guru mengikuti setiap tahapan pembuatan dan mencoba mengembangkan media permainan yang dapat digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.
Salah satu guru, Sofiyanah, mengapresiasi pelatihan yang diberikan mahasiswa KKN UPGRIS. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru dalam membuat media pembelajaran yang dapat dimanfaatkan di sekolah.
“Terima kasih kepada mahasiswa KKN UPGRIS. Ibu belum pernah membuat APE seperti ini. Biasanya ibu membuat APE dari batu, sapu lidi, daun, dan bahan lainnya. APE seperti ini sangat bermanfaat untuk TK,” ujar Sofiyanah.

Melalui pelatihan tersebut, mahasiswa KKN berharap guru tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga mampu mengembangkan APE secara mandiri sesuai dengan kreativitas dan kondisi sekolah.
Pemanfaatan APE diharapkan dapat membuat proses pembelajaran menjadi lebih interaktif dan menyenangkan. Dengan media permainan yang menarik, anak-anak juga dapat belajar sambil bermain sekaligus mengembangkan berbagai kemampuan sesuai tahap perkembangannya.
Editor: Azis



