Mahasiswa serahkan SOP pembakaran sampah kepada masyarakat Desa Tambakboyo
Jatengx.com, Sukoharjo — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) Tim II Desa Tambakboyo menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) sederhana terkait pembakaran sampah yang aman bagi masyarakat. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah rumah tangga sekaligus mengurangi dampak pembakaran sampah yang dapat menyebabkan pencemaran udara dan gangguan kesehatan.
Berdasarkan hasil observasi mahasiswa di Desa Tambakboyo, masih ditemukan kebiasaan masyarakat melakukan pembakaran sampah rumah tangga. Kebiasaan tersebut menjadi salah satu perhatian karena pembakaran sampah secara sembarangan dapat menghasilkan asap dan zat berbahaya yang berpotensi mencemari udara serta mengganggu kesehatan masyarakat.
Selain itu, informasi mengenai tata cara pengelolaan sampah rumah tangga dan prosedur pembakaran sampah yang aman juga masih terbatas. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa KKN untuk menyusun langkah untuk mitigasi dan mengatasi permasalah tersebut.
Program ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UNDIP dari Program Studi Informasi dan Hubungan Masyarakat dengan melakukan observasi, wawancara, identifikasi permasalahan, serta koordinasi bersama Pemerintah Desa Tambakboyo.
Dari hasil kegiatan tersebut, mahasiswa kemudian menyusun SOP sederhana mengenai pembakaran sampah yang dapat menjadi pedoman bagi masyarakat. SOP dibuat menggunakan bahasa yang sederhana sehingga informasi di dalamnya dapat dipahami dan diterapkan dalam kegiatan sehari-hari.
“Berdasarkan kegiatan yang sudah kami lakukan, kami mengambil langkah untuk membuat media dengan menyusun SOP yang sederhana dan mudah dipahami oleh masyarakat sehingga bisa langsung diaplikasikan,” ujar Muhamad Jova Junaedi
Penyusunan SOP juga memperhatikan kondisi masyarakat dan lingkungan Desa Tambakboyo. Informasi yang diberikan tidak hanya berfokus pada proses pembakaran, tetapi juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya memilah dan mengelola sampah sebelum menentukan cara penanganannya.

Menariknya, untuk mempermudah penyampaian informasi, SOP pembakaran sampah dikemas dalam bentuk poster edukasi. Penggunaan poster dipilih karena dapat menjadi media informasi yang praktis dan mudah ditempatkan di lingkungan masyarakat.
Melalui poster tersebut, masyarakat diberikan informasi mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan apabila melakukan pembakaran sampah, termasuk pemilihan lokasi yang aman, kondisi lingkungan sekitar, serta hal-hal yang perlu dihindari agar kegiatan pembakaran tidak membahayakan masyarakat dan lingkungan.
Media informasi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memahami bahwa pengelolaan sampah perlu dilakukan secara tepat dan tidak hanya dengan membakar seluruh sampah yang dihasilkan dari aktivitas rumah tangga.

Kegiatan penyusunan SOP ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UNDIP dalam memberikan edukasi mengenai permasalahan lingkungan yang ditemukan di Desa Tambakboyo.
Mahasiswa berharap adanya SOP dan media informasi tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih memperhatikan cara pengelolaan sampah rumah tangga. Masyarakat juga diharapkan dapat mulai membiasakan diri memilah sampah dan memilih metode pengelolaan yang lebih aman bagi lingkungan.
Dengan adanya informasi yang mudah dipahami dan dapat digunakan sebagai pedoman, masyarakat Desa Tambakboyo diharapkan dapat mengurangi praktik pembakaran sampah yang dilakukan secara sembarangan serta bersama-sama menciptakan lingkungan desa yang lebih bersih dan sehat.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN UNDIP Tim II untuk membantu Desa Tambakboyo dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat melalui media komunikasi yang sederhana, informatif, dan sesuai dengan permasalahan yang ditemukan di lingkungan desa.
Penulis: Muhamad Jova Junaedi



