Sosialisasi pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat kepada kelompok PKK Desa Lebosari, pada (1/8/2026)
Jatengx.com, Kendal – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) menggelar sosialisasi pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat kepada kelompok PKK Desa Lebosari, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, pada Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan bertajuk “Praktik Pengelolaan Lingkungan Berbasis Masyarakat dari Berbagai Negara” tersebut dilaksanakan di Aula Balai Desa Lebosari. Kegiatan menyasar ibu-ibu PKK dengan tujuan mengenalkan berbagai cara pengelolaan sampah yang dapat menjadi inspirasi untuk diterapkan di lingkungan desa.
Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa memperkenalkan sejumlah praktik pengelolaan sampah dari Jepang, Thailand, Singapura, dan Korea Selatan. Materi disampaikan menggunakan presentasi PowerPoint (PPT) yang disesuaikan dengan kondisi dan permasalahan sampah di Desa Lebosari.
Mahasiswa menekankan bahwa pengenalan praktik dari negara lain bukan untuk membandingkan kondisi pengelolaan sampah di Desa Lebosari dengan negara lain. Berbagai metode tersebut justru dikenalkan sebagai sumber inspirasi yang dapat dipilih dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
“Tujuan kegiatan ini bukan untuk membandingkan mana yang lebih baik, tetapi mengenalkan praktik yang bisa menjadi inspirasi. Metode yang sesuai dapat dikombinasikan dengan kebiasaan masyarakat di Desa Lebosari agar pengelolaan sampah menjadi lebih efektif,” ujar salah satu mahasiswa KKN Undip.
Selain sosialisasi, mahasiswa juga menghasilkan poster edukasi berjudul “Rekomendasi Praktik Pengelolaan Lingkungan Berbasis Masyarakat dari Berbagai Negara sebagai Inspirasi Desa Lebosari”. Poster tersebut memuat sejumlah rekomendasi pengelolaan lingkungan yang dapat menjadi bahan informasi bagi masyarakat.
Kegiatan mendapat respons positif dari peserta. Ibu-ibu PKK mengikuti pemaparan dengan memperhatikan materi yang disampaikan mahasiswa. Namun, waktu pelaksanaan menjadi salah satu kendala karena kegiatan bertepatan dengan agenda rapat PKK. Kondisi tersebut membuat penyampaian materi harus dilakukan secara singkat sehingga belum dapat dilanjutkan dengan diskusi dan sesi tanya jawab.
Mahasiswa berharap kegiatan tersebut dapat membuka wawasan masyarakat mengenai berbagai alternatif pengelolaan lingkungan. Masyarakat juga diharapkan dapat mengambil praktik yang sesuai dengan kondisi Desa Lebosari tanpa meninggalkan kebiasaan dan nilai lokal yang telah berkembang di masyarakat.
“Melihat praktik dari negara lain bukan berarti meninggalkan tradisi yang sudah ada. Justru kita bisa menambah wawasan dan memanfaatkan teknologi yang sesuai untuk membuat pengelolaan lingkungan di desa menjadi lebih efektif,” ujar mahasiswa KKN Undip.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Undip mendorong masyarakat untuk melihat pengelolaan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama. Berbagai praktik dari luar dapat menjadi referensi yang kemudian disesuaikan dengan kondisi, kebutuhan, dan kemampuan masyarakat Desa Lebosari.
Penulis: Muhammad Arkabimo Dandyputra
Fotografer: Rafif Ulil Fahmi
Kontak Media: [kknlebosari2026@gmail.com](mailto:kknlebosari2026@gmail.com)
Editor: Azis



