Mahasiswa gelar program edukasi penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) bersama siswa kelas 5B SD Islam Terpadu (SDIT) Permata Bunda, Mranggen
Jatengx.com, Demak – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Tim 141 Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan program edukasi penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) bersama siswa kelas 5B SD Islam Terpadu (SDIT) Permata Bunda, Mranggen, Demak, pada Kamis (16/7).
Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan berbagai jenis tanaman obat kepada siswa sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan barang bekas. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-T mengajak siswa untuk menanam beberapa TOGA, yaitu kunyit, sirih, lidah buaya, sambiloto, dan kunci.
Kayla Natasya menjelaskan bahwa pelaksanaan program ini mendorong siswa untuk peduli kesehatan dan lingkungan. Siswa akan diajak mengolah galon plastik menjadi media tanam TOGA.
“Para siswa memanfaatkan wadah plastik bekas Le Minerale sebagai media tanam. Wadah tersebut terlebih dahulu dicat dan dihias menjadi berbagai kreasi menarik sesuai dengan imajinasi siswa kelas 5B. Kegiatan ini menjadi sarana bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas sekaligus belajar mengenai pentingnya mendaur ulang sampah plastik,” jelas Kayla Natasya
Setelah proses pengecatan dan penghiasan selesai, siswa menyiapkan media tanam di dalam wadah plastik tersebut. Media tanam kemudian diberi pupuk yang berasal dari kotoran hewan atau kohe kambing. Selanjutnya, siswa menanam bibit tanaman TOGA dengan didampingi oleh mahasiswa KKN-T Tim 141 UNDIP.
Melalui kegiatan praktik tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai cara menanam, tetapi juga mengenal manfaat tanaman TOGA bagi kehidupan sehari-hari. Tanaman kunyit, sirih, lidah buaya, sambiloto, dan kunci diperkenalkan sebagai tanaman yang dapat dibudidayakan di lingkungan rumah maupun sekolah.
Menurut Kayla Natasya, kegiatan ini juga mendukung beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Program tersebut berkontribusi pada SDGs 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pengenalan tanaman yang bermanfaat bagi kesehatan, serta SDGs 4 tentang Pendidikan Bermutu melalui pembelajaran berbasis praktik.
Pemanfaatan wadah plastik bekas sebagai media tanam turut mendukung SDGs 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Selain itu, kegiatan penghijauan dan edukasi mengenai pengurangan sampah plastik sejalan dengan SDGs 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim serta SDGs 15 tentang Ekosistem Daratan. Penanaman TOGA di lingkungan sekolah juga menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang menggabungkan aspek kesehatan, pendidikan, dan kelestarian lingkungan.
Keterlibatan siswa secara langsung dalam setiap tahapan kegiatan diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab untuk merawat tanaman dan menjaga kebersihan lingkungan. Hasil penanaman tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran serta bagian dari penghijauan di lingkungan SDIT Permata Bunda.
Melalui program ini, mahasiswa KKN-T Tim 141 UNDIP berupaya menanamkan kesadaran mengenai pentingnya kesehatan, kreativitas, pemanfaatan kembali barang bekas, dan pelestarian lingkungan sejak usia dini.
Editor: Azis



