Mahasiswa melakukan sesi foto bersama seusai kegiatan edukasi anti narkoba melalui media poster di SMPN 2 Kademan
Jatengx.com, Batang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro melalui Program Multidisiplin 2 bertema “Remaja Berdaya: Membangun Karakter Anak dan Remaja Melalui Edukasi Menuju Generasi Berencana, Sehat, dan Aman” melaksanakan kampanye edukasi anti narkoba melalui bilingual poster di SMPN 2 Kandeman pada (8/8/2026).
Berbeda dari kampanye pada umumnya, kegiatan ini mengangkat data statistik mengenai penyalahgunaan narkoba sebagai media utama edukasi.
Mahasiswa memanfaatkan data dari Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Ditresnarkoba Polda Jawa Tengah tahun 2026. Data diperoleh disajikan melalui bilingual poster dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Penyajian data tersebut menjadi upaya untuk membantu siswa melihat persoalan penyalahgunaan narkoba berdasarkan fakta dan angka.
“Data yang kami peroleh lalu didesain dalam sebuah poster edukasi dilengkapi dengan 2 bahasa, yaitu indonesia dan inggris,” ujarnya

Melalui penjelasan bilingual poster, siswa diperkenalkan pada berbagai informasi mengenai narkoba, termasuk pengertian, jenis, dampak, serta gambaran kasus penyalahgunaan narkoba berdasarkan data statistik.
Pendekatan berbasis data ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan persoalan nyata yang perlu diwaspadai.
Untuk memperkuat pemahaman siswa, kegiatan dilanjutkan dengan kuis benar atau salah mengenai narkoba. Siswa diajak menguji pemahaman berdasarkan informasi yang telah disampaikan melalui poster. Kegiatan berlangsung dengan baik dan mendapat antusiasme dari siswa-siswi SMPN 2 Kandeman.
Edukasi kemudian dilanjutkan dengan menempatkan bilingual poster di Perpustakaan SMPN 2 Kandeman yang dapat dijangkau dan di lalui siswa. Dengan demikian, media tersebut dapat dimanfaatkan kembali oleh siswa sebagai sumber informasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Undip berharap siswa tidak hanya mengenal bahaya narkoba, tetapi juga mampu memahami persoalan tersebut berdasarkan informasi dan fakta. Edukasi berkelanjutan di lingkungan sekolah diharapkan dapat memperkuat kesadaran siswa untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba dan menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif.
Editor: Azis



