Mahasiswa bersama pelaku UMKM setelah proses pendaftaran usaha pada Google Maps
Jatengx.com, Pemalang — Sejumlah UMKM di Desa Babakan, mulai dari warung makan hingga toko material, masih menghadapi tantangan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperkenalkan usaha kepada masyarakat secara lebih luas. Kondisi tersebut menjadi perhatian Zieda Imania Ramadani, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro, yang melaksanakan program digitalisasi lokasi UMKM melalui Google Maps sebagai salah satu upaya memperluas akses informasi dan pemasaran usaha.
Program “Digitalisasi Lokasi UMKM melalui Google Maps” merupakan bagian dari program sosial kemasyarakatan dengan tema “From Local to Global: Penguatan Kapasitas dan Digitalisasi UMKM Desa Babakan menuju SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi)”. Kegiatan dilaksanakan di Desa Babakan, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, pada Senin (27/7) dengan sasaran pelaku UMKM setempat.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons terhadap masih terbatasnya pemanfaatan teknologi digital oleh sebagian pelaku UMKM dalam memperkenalkan usaha kepada masyarakat. Melalui program tersebut, Zieda mendata UMKM yang menjadi sasaran kegiatan dan membantu pelaku usaha mendaftarkan lokasi usahanya ke Google Maps agar lebih mudah ditemukan oleh calon pelanggan.

Dalam pelaksanaannya, pendampingan mencakup pengisian dan pelengkapan profil usaha, mulai dari informasi lokasi, jam operasional, foto, hingga kontak usaha. Pelaku UMKM juga diberikan edukasi mengenai pemanfaatan Google Maps sebagai media informasi dan promosi digital. Pendekatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi pelaku usaha untuk mulai beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memanfaatkannya sesuai kebutuhan usaha.
Salah satu pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Bu Daimah, pemilik warung makan di Desa Babakan yang telah menjalankan usahanya selama lebih dari 20 tahun. Ia menyambut baik program tersebut karena berharap keberadaan usahanya di Google Maps dapat mempermudah pelanggan menemukan lokasi warung sekaligus memperluas jangkauan usahanya.
“Dengan adanya program ini, saya sangat terbantu karena warung makan yang sudah saya jalankan selama lebih dari 20 tahun bisa lebih mudah ditemukan pelanggan. Saya berharap melalui Google Maps, warung makan saya tidak hanya semakin dikenal oleh masyarakat Desa Babakan, tetapi juga dapat menarik pelanggan dari luar desa,” ujar Bu Daimah.
Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN Undip berharap semakin banyak UMKM di Desa Babakan memiliki profil usaha yang dapat ditemukan melalui Google Maps dan mampu memanfaatkan teknologi digital secara lebih mandiri.
Dengan semakin mudahnya usaha lokal ditemukan oleh masyarakat, digitalisasi diharapkan dapat membuka peluang pemasaran yang lebih luas serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Babakan sebagai bagian dari pencapaian SDGs 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Penulis/Reporter: Zieda Imania Ramadani
Fotografer: Satria dan Nasywa
Kontak Media/Humas Kelompok: @kknrundip.babakan
Editor: Azis



