
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro, Navisa Ayu Fajrina Hartanti dari Program Studi Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, melaksanakan program pendampingan bagi UMKM budidaya burung finch sebagai upaya untuk mendorong pengembangan usaha melalui penguatan branding dan strategi pemasaran digital. Program kerja bertajuk “Pendampingan Branding, Pembuatan Banner, dan Strategi Digital Marketing pada UMKM Budidaya Burung Finch melalui Business Model Canvas (BMC)” ini dilaksanakan sebagai bentuk pendampingan terhadap pelaku UMKM agar dapat mengembangkan potensi usahanya secara lebih optimal.
UMKM budidaya burung finch memiliki potensi yang cukup besar untuk terus berkembang. Berbagai jenis burung finch dengan kualitas yang baik menjadi produk utama yang memiliki nilai jual dan diminati oleh penghobi maupun komunitas pecinta burung. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya didukung dengan strategi pemasaran dan identitas usaha yang kuat. Selama ini, pemasaran UMKM masih banyak dilakukan melalui promosi dari mulut ke mulut atau word of mouth serta jaringan komunitas pecinta burung. Pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi juga belum dilakukan secara rutin dan optimal karena masih terbatasnya pemahaman mengenai digital marketing dan strategi pemasaran melalui platform digital.
Selain itu, UMKM juga belum memiliki banner resmi sebagai media branding yang dapat memperkuat identitas dan meningkatkan visibilitas usaha. Padahal, dengan strategi branding dan pemasaran yang lebih terarah, UMKM memiliki peluang untuk menjangkau konsumen yang lebih luas dan tidak hanya bergantung pada jaringan komunitas maupun promosi dari mulut ke mulut. Melalui program ini, Navisa melakukan pendampingan dalam penguatan branding melalui pembuatan banner resmi UMKM. Banner tersebut diharapkan dapat menjadi identitas usaha sekaligus media promosi yang membantu masyarakat dan calon konsumen mengenali UMKM budidaya burung finch dengan lebih mudah.
Selain pembuatan banner, pendampingan juga dilakukan melalui pengenalan strategi digital marketing, khususnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi. Dengan penggunaan media sosial yang lebih rutin dan terarah, produk-produk burung finch berkualitas yang dimiliki UMKM diharapkan dapat dikenal oleh pasar yang lebih luas. Program pendampingan ini juga dilengkapi dengan penyusunan Business Model Canvas (BMC). Penyusunan BMC bertujuan membantu pelaku UMKM memahami gambaran bisnisnya secara lebih menyeluruh, mulai dari produk yang ditawarkan, target konsumen, hubungan dengan pelanggan, hingga strategi pengembangan usaha ke depan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Undip berharap UMKM budidaya burung finch tidak hanya memiliki media branding yang lebih jelas, tetapi juga mampu memanfaatkan pemasaran digital secara lebih optimal dan memiliki perencanaan bisnis yang lebih terarah. Dengan potensi produk yang telah dimiliki, penguatan branding, strategi pemasaran digital, dan penyusunan BMC diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi UMKM untuk terus berkembang serta menjangkau pasar yang lebih luas.



