Mahasiswa tunjukkan leaflet Ruang Tumbuh, Gemarikan, dan Booklet Panduan Gizi Seimbang
Jatengx.com, Batang — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) dari Program Studi S1 Ilmu Kelautan melaksanakan berbagai program kerja yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kepedulian terhadap lingkungan di Desa Sijono, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Kegiatan yang dilakukan mencakup pengelolaan Bank Sampah, digitalisasi dan branding UMKM, pembuatan video profil desa, serta edukasi “Gemar Makan Ikan (GEMARIKAN)”.
Rangkaian program yang berlangsung mulai Juli hingga Agustus dilaksanakan dengan memanfaatkan potensi dan kondisi yang terdapat di Desa Sijono. Selain mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, kegiatan juga diarahkan untuk mendukung pengembangan potensi ekonomi lokal serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi keluarga.
Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak) melalui upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah pencemaran sumber air dan perairan, SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui edukasi mengenai pemilahan dan pengelolaan sampah, serta SDG 14 (Ekosistem Lautan) melalui upaya mengurangi sampah plastik yang berpotensi masuk ke perairan dan mengancam ekosistem serta biota perairan.
Edukasi Pengelolaan Sampah untuk Mendukung Bank Sampah Desa Sijono
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, mahasiswa KKN Reguler Tim II UNDIP melaksanakan program edukasi mengenai dampak sampah anorganik terhadap lingkungan perairan Desa Sijono. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah secara tepat, terutama sampah plastik yang berpotensi terbawa aliran air menuju sungai dan perairan.
Melalui edukasi ini, masyarakat didorong untuk menerapkan kebiasaan memilah, mengurangi, dan mengelola sampah sejak dari sumbernya sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan serta mencegah pencemaran perairan.

Program ini juga menjadi bagian dari dukungan mahasiswa KKN Reguler Tim II UNDIP terhadap keberadaan Bank Sampah Desa Sijono, khususnya melalui pengelolaan sampah anorganik seperti botol plastik. Selain memberikan pemahaman mengenai dampak sampah terhadap ekosistem perairan, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah secara lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa sampah yang dihasilkan dari aktivitas sehari-hari tidak hanya berdampak pada lingkungan sekitar rumah, tetapi juga dapat terbawa ke perairan dan memberikan dampak yang lebih luas terhadap ekosistem,” ungkap salah satu mahasiswa KKN Reguler Tim II UNDIP.
Upaya tersebut sejalan dengan SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta SDG 14 (Ekosistem Lautan). Pengelolaan sampah sejak dari sumbernya menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk membantu mengurangi potensi pencemaran lingkungan dan perairan.
Inovasi UMKM Anyaman sebagai Wadah Olahan Ikan Desa Sijono
Selain berfokus pada edukasi pengelolaan sampah dan lingkungan, mahasiswa KKN Reguler Tim II UNDIP turut mendorong pengembangan potensi ekonomi masyarakat Desa Sijono melalui program pengembangan UMKM anyaman sebagai wadah produk olahan ikan.
Program ini memanfaatkan keterampilan dan potensi lokal masyarakat untuk menghasilkan produk anyaman yang tidak hanya memiliki nilai guna, tetapi juga dapat menjadi bagian dari inovasi kemasan produk olahan ikan.

Pelaksanaan program dilakukan melalui pembuatan produk anyaman yang dapat digunakan sebagai wadah penyajian maupun kemasan olahan ikan dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengembangkan produk lokal sekaligus memberikan nilai tambah pada produk olahan ikan yang dihasilkan.
Melalui inovasi tersebut, produk anyaman diharapkan tidak hanya menjadi wadah, tetapi juga dapat menjadi ciri khas dan daya tarik produk UMKM Desa Sijono. Pengembangan ini turut membuka peluang bagi masyarakat untuk menciptakan produk bernilai jual serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Edukasi GEMARIKAN untuk Mendukung Pencegahan Stunting di Desa Sijono
Sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi keluarga, mahasiswa KKN Reguler Tim II UNDIP turut melaksanakan program edukasi “Gemar Makan Ikan (GEMARIKAN)” di Desa Sijono. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan manfaat konsumsi ikan sebagai salah satu sumber protein hewani yang bergizi serta mendukung upaya pencegahan stunting sejak dini.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam beberapa kali pertemuan yang diselaraskan dengan jadwal Posyandu Desa Sijono, sehingga edukasi dapat menjangkau masyarakat secara langsung. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menyampaikan materi mengenai manfaat konsumsi ikan bagi kesehatan, kandungan gizi ikan, serta pentingnya menjadikan ikan sebagai bagian dari pola makan keluarga.
“Melalui GEMARIKAN, kami ingin mengenalkan bahwa ikan dapat menjadi salah satu pilihan sumber protein hewani yang mudah dimanfaatkan dalam menu keluarga. Edukasi ini kami sesuaikan dengan kegiatan Posyandu agar informasi mengenai gizi dapat diterima langsung oleh masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki balita,” ujar mahasiswa KKN Reguler Tim II UNDIP dalam pelaksanaan kegiatan.
Untuk memudahkan masyarakat dalam memahami dan mengingat informasi yang diberikan, edukasi dilengkapi dengan media leaflet GEMARIKAN yang dapat dibawa pulang dan dibaca kembali oleh masyarakat. Media tersebut menjadi pendukung agar informasi mengenai manfaat konsumsi ikan dapat terus diingat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Reguler Tim II UNDIP mendorong masyarakat, khususnya keluarga dengan balita, untuk semakin memahami pentingnya konsumsi pangan bergizi dan dapat menerapkan pola makan berbasis ikan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan GEMARIKAN juga menjadi salah satu bentuk kontribusi dalam mendukung SDG 2 (Tanpa Kelaparan) dan SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan mendukung pencegahan stunting.
Rangkaian program yang dilaksanakan selama Juli hingga Agustus 2026 tersebut menunjukkan bahwa pengabdian mahasiswa dapat dilakukan melalui berbagai bidang yang saling berkaitan. Pengelolaan sampah diarahkan untuk menjaga lingkungan dan mengurangi potensi pencemaran perairan, pengembangan UMKM mendorong pemanfaatan potensi lokal, sedangkan edukasi GEMARIKAN berfokus pada peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pemenuhan gizi keluarga.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Reguler Tim II UNDIP turut berupaya mendukung masyarakat Desa Sijono dalam mengembangkan potensi desa sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan. Keterlibatan masyarakat dalam setiap kegiatan menjadi bagian penting agar pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis: Miftah Fauziah, mahasiswa KKN Reguler Tim II UNDIP Desa Sijono
Editor: Azis



