Mahasiswa kenalkan Greenova Juragan sebagai langlah pengelolaan sampah Desa Juragan
Jatengx.com, Batang— Mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) memperkenalkan GREENOVA JURAGAN (Green Innovation Juragan) sebagai rangkaian program untuk mendorong pengelolaan lingkungan yang lebih baik di Desa Juragan, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang.
Program yang berlangsung pada 30 Juli hingga 10 Agustus 2026 itu mencakup edukasi pengelolaan limbah medis rumah tangga, penyusunan policy brief kebersihan lingkungan desa, serta edukasi mengenai dampak sampah terhadap ekosistem laut.
Program tersebut disusun berdasarkan sejumlah persoalan lingkungan yang ditemukan mahasiswa selama menjalankan KKN. Persoalan itu antara lain pengelolaan sampah sehari-hari, terbatasnya pemahaman masyarakat mengenai limbah medis rumah tangga, serta masih perlunya kesadaran mengenai hubungan sampah di lingkungan dengan pencemaran perairan dan laut.
Rangkaian kegiatan dilakukan melalui edukasi, demonstrasi, diskusi, hingga penyusunan rekomendasi kebijakan. Sasaran kegiatan meliputi kader Posyandu, masyarakat, dan Pemerintah Desa Juragan.
Edukasi Limbah Medis Rumah Tangga
Salah satu kegiatan GREENOVA JURAGAN berupa edukasi dan demonstrasi pengelolaan limbah medis rumah tangga yang digelar di Balai Desa Juragan pada (30/7/2026).
Mahasiswa memberikan materi menggunakan brosur dan memperagakan cara melepas serta melipat sarung tangan medis dengan benar. Peserta juga dikenalkan pada penanganan limbah benda tajam, seperti jarum, spuit, dan lancet pemeriksaan gula darah.

Dalam sesi diskusi, mahasiswa menemukan bahwa pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan limbah medis rumah tangga masih perlu diperkuat. Beberapa peserta mengaku masih membakar limbah tertentu, seperti popok pasien lansia dan perban bekas luka, karena belum mengetahui cara penanganan yang tepat.
Melalui edukasi tersebut, masyarakat diharapkan lebih memahami risiko limbah medis dan dapat menanganinya dengan cara yang lebih aman bagi kesehatan maupun lingkungan.
Policy Brief untuk Pemerintah Desa
Upaya penguatan pengelolaan lingkungan juga dilakukan melalui penyusunan policy brief kebersihan lingkungan Desa Juragan.
Dokumen tersebut diserahkan kepada Pemerintah Desa Juragan di Balai Desa pada Sabtu (10/8). Penyusunannya didasarkan pada hasil identifikasi mahasiswa terhadap persoalan pengelolaan sampah di desa.
policy brief tersebut memuat permasalahan yang ditemukan, alternatif kebijakan, serta sejumlah rekomendasi yang dapat dipertimbangkan pemerintah desa untuk memperbaiki pengelolaan kebersihan lingkungan.

Ketua KKN Reguler Tim II Undip Desa Juragan, Rasyid Mohamad, mengatakan dokumen tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan pemerintah desa.
Policy brief ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah desa dalam melihat permasalahan pengelolaan kebersihan lingkungan sekaligus menentukan alternatif langkah yang sesuai dengan kondisi Desa Juragan,” ujar Rasyid.
Sampah dan Ekosistem Laut
Mahasiswa juga mengajak masyarakat memahami hubungan antara pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga dengan kelestarian ekosistem laut.
Edukasi yang dilaksanakan pada (30/7) di Balai Desa Juragan itu membahas dampak sampah yang tidak dikelola dengan baik. Sampah yang terbawa ke saluran air dan sungai berpotensi berakhir di laut, mencemari perairan, serta mengganggu kehidupan organisme di dalamnya.
Mahasiswa menjelaskan langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat, mulai dari mengurangi sampah hingga mengelolanya sejak dari lingkungan tempat tinggal.
Sebagai media edukasi, mahasiswa juga menyerahkan papan informasi mengenai waktu yang dibutuhkan berbagai jenis sampah untuk terurai kepada Pemerintah Desa Juragan.

Media tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memahami bahwa sebagian sampah membutuhkan waktu sangat lama untuk terurai dan berpotensi mencemari lingkungan.
Melalui GREENOVA JURAGAN, mahasiswa KKN Undip tidak hanya memberikan edukasi kepada masyarakat, tetapi juga mendorong adanya langkah pengelolaan lingkungan yang dapat diteruskan pemerintah desa.
Rangkaian program tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola limbah dan sampah secara bertanggung jawab. Pada akhirnya, upaya tersebut diharapkan turut mendukung terwujudnya Desa Juragan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Penulis/Reporter: KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro Tahun 2026 Desa Juragan
Fotografer: KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro Tahun 2026 Desa Juragan
Ketua KKN: Rasyid Mohamad
Lokasi: Desa Juragan, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang
Editor: Azis



