
Jatengx.com, Batang – Kelompok Mahasiswa Tim II KKN Universitas Diponegoro menggelar rangkaian sosialisasi multidisiplin bertema “Mengenal Diri Hari Ini, Mempersiapkan Diri Esok Hari” bagi warga Desa Cempereng, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang.
Kegiatan sosialisasi ini adalah hasil kerja sama Tim II KKN Universitas Diponegoro dengan perangkat desa setempat dan dihadiri sekitar 30 warga dan menghasilkan luaran berupa poster dan booklet digital pada hari Sabtu, (7/8/2026).
Program ini bermula berdasarkan dari hasil survei dan observasi yang dilakukan mahasiswa KKN terkait kondisi masyarakat di Desa Cempereng. Berdasarkan hasil tersebut, ditemukan bahwa masih banyak warga usia remaja hingga dewasa yang belum memiliki pemahaman jelas mengenai potensi diri, perencanaan karir, maupun arah masa depan yang ingin dicapai.
Persoalan ini diperparah dengan maraknya fenomena judi online di kalangan masyarakat, yang berisiko menimbulkan kerugian hukum, finansial, sosial, hingga psikologis apabila tidak ditindaklanjuti secara bijak.

Merujuk pada temuan tersebut, Tim II KKN Universitas Diponegoro berkoordinasi dengan perangkat Desa Cempereng untuk turun langsung memberikan edukasi kepada warga melalui empat program yang mencakup aspek hukum, keuangan, literasi digital, hingga psikologis.
Sosialisasi pertama, “Bijak Bermedia Digital: Mengenal Risiko Hukum Judi Online dan Melindungi Data Pribadi”, disampaikan oleh Andhika Rakha Davinandra dari Fakultas Hukum. Materi disampaikan secara interaktif dilengkapi diskusi studi kasus sederhana, tanya jawab, serta edukasi langkah-langkah bagaimana cara melindungi data pribadi.

Selanjutnya yaitu program “Kelola Uang Hari Ini, Hindari Kerugian Esok Hari”, dibawakan oleh Azra Yuvi Saraswati dari Sekolah Vokasi, Program Studi Akuntansi Perpajakan.
Materi ini disampaikan melalui simulasi penyusunan anggaran sederhana dan studi kasus pengeluaran akibat judi online. Peserta diajak memahami pentingnya mengatur pemasukan-pengeluaran, menentukan skala prioritas kebutuhan, menabung, dan mengelola keuangan secara lebih bijak.

Lalu program ketiga, “Menjadi Masyarakat Digital yang Bijak”, disampaikan oleh Keisya Amelia Nurfathin dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Program Studi Administrasi Publik. Materi diperkenalkan melalui metode STOP (Stop Sejenak, Teliti Informasinya, Observasi Manfaat dan Risiko, Pilih Tindakan yang Tepat) yang dikaitkan dengan risiko judi online serta berbagai promosi di ruang digital yang dapat memengaruhi pengambilan keputusan warga.

Program yang terakhir, yaitu “Kenali Dirimu, Kendalikan Pilihanmu”, dibawakan oleh Alfarra Gayzca Hannyndyta dari Fakultas Psikologi merupakan sosialisasi edukasi psikologi. Mahasiswa membahas dampak judi online terhadap kondisi keuangan, hubungan sosial, dan pengambilan keputusan sehari-hari.
Kegiatan berlangsung dalam bentuk diskusi dua arah antara mahasiswa dan warga yang hadir. Mahasiswa juga menyampaikan gambaran luas terkait efek domino dari adanya judi online.

Sebagai tindak lanjut, seluruh materi dan media edukasi berupa booklet digital dan poster yang telah disusun diserahkan kepada pihak desa agar dapat dimanfaatkan kembali dalam kegiatan kepemudaan, pertemuan warga, maupun kegiatan sosial lainnya. Warga yang telah mengikuti sosialisasi juga diharapkan dapat menularkan pengetahuan yang diperoleh kepada keluarga dan lingkungan sekitar.
Melalui rangkaian program multidisiplin ini, Tim II KKN Universitas Diponegoro berharap kesadaran masyarakat di Desa Cempereng terhadap bahaya judi online semakin meningkat, sekaligus mendorong warga untuk lebih mampu mengenali potensi diri dan merencanakan masa depan secara terarah.
Penulis : Alfarra Gayzca Hannyndyta, Andhika Rakha Davinandra, Azra Yuvi Sarawati, Keisya Amelia Nurfathin, Mahasiswa KKN Reguler TIM II Universitas Diponegoro Desa Cempereng
Editor: Azis



