Mahasiswa bersama peserta sosialisasi anti bullying berfoto bersama di sesi akhir kegiatan.
Jatengx.com, Sragen – Mahasiswi KKN Tim II Universitas Diponegoro sukses menggelar program kerja sosial masyarakat mengenai anti-bullying yang diselenggarakan di beberapa sekolah dasar Desa Sepat, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen pada hari jumat (31 Juli 2026) dan senin (3 Agustus 2026).
Kegiatan dengan sasaran anak sekolah dasar ini didasarkan oleh seringnya permasalahan anak SD yang masih banyak tanpa sadar melakukan pembullyan secara verbal dan fisik.
Guna membangun karakter anak sejak dini, berusaha mengajak siswa untuk berempati dan memposisikan diri serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, Mahasiswi asal prodi Bahasa dan Kebudayaan Jepang menjadi aktor (pemeraga) dalam permainan peran sebagai pihak yang dirundung.

Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk memahami konsep perundungan (bullying), mengenali berbagai bentuk tindakan merugikan (fisik, verbal, maupun sosial), serta menyadari dampak buruk yang ditimbulkannya.
Edukasi disampaikan dengan menekankan pentingnya sikap saling menghargai, menghormati, saling melindungi, dan membantu sesama teman di sekolah maupun lingkungan rumah dan diiringi dengan sesi interaktif seperti drama bermain peran dan games agar siswa tidak terlalu suntuk.
Kegiatan sosial ini merupakan upaya dari pengaplikasian SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDGs 16 (Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh).

Mahasiswa mahasiswi Universitas Diponegoro berharap dengan penyelenggaraan kegiatan ini siswa dan siswi SD Negeri Sepat dapat lebih saling menjaga, melindungi, merangkul dan mengurangi perilaku yang saling merugikan antar teman.
Penulis: Najma Zahara Al Husni
Mahasiswa Universitas Diponegoro, Prodi Bahasa dan Kebudayaan Jepang.
Fotografer: Divisi Dokumentasi Tim II KKN UNDIP Desa Sepat, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen
Kontak Media: @kkn.desasepat (Instagram) / @diaryofsepat (Tiktok) / kkntimiisepat@gmail.com (email)
Editor: Azis



