Mahasiswa KKN bersama Siswa SD Negeri 2 Butuhan setelah Penyuluhan Pencegahan Cyberbullying dan Bijak dalam menggunakan Medsos
Jatengx.com, Klaten — Mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) Desa Butuhan 2026 melaksanakan kegiatan penyuluhan mengenai pentingnya penggunaan media sosial secara bijak sebagai upaya mencegah cyberbullying kepada siswa SD Negeri 2 Butuhan, Desa Butuhan, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, pada Rabu (5/8/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh 10 mahasiswa KKN UNDIP dengan sasaran siswa kelas IV, V, dan VI.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memberikan pemahaman kepada siswa mengenai penggunaan media sosial secara bijak sekaligus mengenalkan bentuk-bentuk perundungan yang dapat terjadi, termasuk cyberbullying. Materi disampaikan dengan menyesuaikan usia siswa agar lebih mudah dipahami dan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diberikan pemahaman mengenai empat jenis bullying, yaitu bullying fisik, bullying verbal, bullying sosial, dan cyberbullying. Mahasiswa menjelaskan pengertian cyberbullying, berbagai bentuk perilaku yang dapat termasuk dalam cyberbullying, serta dampaknya terhadap korban maupun pelaku.
Para mahasiswa juga mengajak siswa memahami bahwa tindakan yang dilakukan melalui media sosial, seperti mengejek, mempermalukan, menyebarkan foto tanpa izin, atau memberikan komentar yang menyakiti orang lain, dapat menimbulkan dampak serius. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam edukasi agar siswa mampu memahami bahwa perilaku di ruang digital tetap memiliki konsekuensi terhadap orang lain.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak siswa untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Jangan sampai candaan atau komentar yang dianggap biasa justru membuat orang lain merasa tertekan atau terluka. Jika mengalami atau melihat cyberbullying, siswa juga tidak perlu takut untuk bercerita kepada orang tua, guru, atau orang dewasa yang dipercaya,” ujar mahasiswa KKN Tim II UNDIP Desa Butuhan.
Selain mengenalkan bahaya cyberbullying, siswa diarahkan untuk menerapkan etika dalam menggunakan media sosial. Mereka diajak membiasakan diri untuk berpikir terlebih dahulu sebelum mengunggah atau mengirim sesuatu, menghormati privasi orang lain, serta tidak ikut menyebarkan konten yang dapat mempermalukan atau menyakiti teman.
Tim KKN juga menjelaskan langkah-langkah yang dapat dilakukan apabila siswa mengalami atau melihat cyberbullying. Siswa diimbau untuk tidak membalas dengan tindakan yang sama. Apabila diperlukan, siswa dapat menyimpan bukti terkait kejadian tersebut dan menceritakannya kepada orang tua, guru, atau orang dewasa yang dipercaya agar dapat memperoleh bantuan dan penanganan yang tepat.
Kegiatan penyuluhan disampaikan secara interaktif melalui sesi tanya jawab dan contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Pendekatan tersebut digunakan agar siswa tidak hanya memahami pengertian cyberbullying secara teori, tetapi juga mampu mengenali perilaku yang termasuk perundungan di ruang digital serta mengetahui tindakan yang tepat ketika menghadapinya.
Melalui kegiatan ini, siswa memperoleh pengetahuan mengenai cyberbullying dan pentingnya menggunakan media sosial secara bijak. Pemahaman tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran siswa untuk saling menghargai, menjaga ucapan dan tindakan di ruang digital, serta berani meminta bantuan ketika menghadapi perundungan di dunia maya.
Kegiatan penyuluhan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi Tim KKN Reguler Tim II UNDIP Desa Butuhan dalam memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai literasi digital, etika bermedia sosial, dan pentingnya membangun lingkungan sekolah yang aman serta saling menghargai.
Penulis: Daffa Frizky A
Editor: Azis



