Mohamad Guntur Laksono Fahrudin laksanakan pendamping administrasi keuangan Desa Ponowaren
Jatengx.com, Sukoharjo – Pengelolaan administrasi dan keuangan desa yang transparan serta akuntabel merupakan pilar penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik (good village governance). Di Desa Ponowaren, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, pencatatan transaksi dan pengarsipan dokumen keuangan desa rutin dilakukan, namun upaya penataan serta pemutakhiran sistem pencatatan tetap memerlukan pendampingan agar selaras dengan standar administrasi terkini.
Pada Rabu (29/7), Mohamad Guntur Laksono Fahrudin dengan NIM 12010123140246, mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Diponegoro yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler TIM II Tahun 2026 di Desa Ponowaren, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, bersama Tim KKN Universitas Diponegoro melaksanakan Program Kerja Sosial Masyarakat (Sosmas) yang berfokus pada pendampingan tata kelola administrasi keuangan pemerintahan desa.
Program ini diwujudkan melalui peran aktif sebagai pendamping administrasi keuangan desa yang bertugas membantu perangkat desa dalam pencatatan transaksi, pengelolaan dokumen administrasi, serta verifikasi kelengkapan dokumen pendukung keuangan.
Langkah ini sejalan dengan komitmen pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs Poin 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui peningkatkan transparansi, efisiensi, serta akuntabilitas tata kelola lembaga pemerintah tingkat desa.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa berkolaborasi secara intensif dengan perangkat dan pengelola keuangan desa. Kegiatan diawali dengan mengevaluasi format pencatatan transaksi yang berjalan, dilanjutkan dengan pendampingan verifikasi dokumen secara cermat. Tantangan utama dalam program ini adalah memastikan seluruh bukti transaksi terdata secara presisi dan sistematis sesuai aturan pengelolaan keuangan yang berlaku.
Sebagai bentuk tindak lanjut dari pendampingan ini, disusun draf serta format baku pencatatan administrasi yang dapat digunakan kembali oleh perangkat desa sebagai panduan kerja berkelanjutan.
Melalui program pendampingan ini, diharapkan tertib administrasi keuangan di Desa Ponowaren dapat terus terjaga, sehingga tercipta tata kelola pemerintahan desa yang profesional, terstruktur, dan akuntabel.
Penulis: Mahasiswa KKN-R Tim II Undip 2026 Desa Ponowaren
Editor: Azis



