Mahasiswa berfoto bersama seusai kegiatan sosialisasi dan edukasi pelabelan pangan
Jatengx.com, Klaten – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melaksanakan sosialisasi dan edukasi mengenai keamanan pelabelan pangan kepada ibu yang memiliki balita dalam kegiatan Posyandu di Desa Bulan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten. Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada para ibu mengenai pentingnya memperhatikan informasi pada kemasan sebelum memilih makanan dan minuman untuk balita.
Saat berlangsungnya kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa memperkenalkan berbagai informasi yang tercantum pada label pangan dan perlu diperhatikan oleh konsumen. Label pada kemasan tidak hanya berfungsi sebagai identitas produk, tetapi juga memberikan informasi yang dapat membantu orang tua menilai produk sebelum dikonsumsi oleh anak.
Materi yang disampaikan mencakup cara memperhatikan nama produk, komposisi, informasi nilai gizi, tanggal kadaluwarsa, serta keterangan mengenai izin edar dan informasi penting lainnya pada kemasan. Para ibu juga diajak untuk tidak hanya melihat merek atau tampilan produk ketika menentukan pilihan pangan bagi balita.
Pembahasan kemudian dikaitkan dengan kebiasaan sehari-hari dalam membeli makanan dan minuman untuk anak. Dengan memahami informasi pada label, orang tua dapat memiliki pertimbangan yang lebih baik dalam memilih produk sesuai kebutuhan dan kondisi anak.

Agar materi lebih mudah dipahami, kegiatan dilengkapi dengan pembahasan contoh label pada kemasan pangan. Para peserta diajak mengamati informasi yang tercantum dan mengenali bagian-bagian yang perlu diperiksa sebelum membeli maupun memberikan produk kepada balita.
Sesi diskusi juga memberikan kesempatan bagi para ibu untuk menyampaikan pertanyaan dan pengalaman mereka ketika memilih produk pangan untuk anak. Interaksi tersebut membuat pembahasan lebih dekat dengan situasi yang dihadapi peserta dalam kehidupan sehari-hari.
Membaca label pangan merupakan kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan setiap kali membeli produk. Bagi orang tua yang memiliki balita, kebiasaan tersebut menjadi salah satu langkah untuk lebih cermat dalam menentukan makanan dan minuman yang diberikan kepada anak, terutama pada masa pertumbuhan.
Melalui edukasi dalam kegiatan Posyandu ini, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro berharap pengetahuan mengenai keamanan pelabelan pangan dapat diterapkan oleh para ibu dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman tersebut diharapkan dapat membantu keluarga membuat pilihan pangan yang lebih aman dan sesuai bagi balita.
“Melalui edukasi yang diberikan semoga ibu-ibu dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Humaira Mumtaz I
Pada akhirnya, perhatian terhadap keamanan pangan dapat dimulai dari hal sederhana, yaitu membiasakan diri membaca dan memahami informasi pada kemasan sebelum membeli. Dengan semakin cermat mengenali label pangan, orang tua dapat mengambil keputusan yang lebih tepat dalam memenuhi kebutuhan pangan anak.
Penulis: Humaira Mumtaz I.
Editor: Azis



