Mahasiswa berfoto bersama kader kesehatan dan Ibu-Ibu PKK Desa Kebonharjo serta Tim Posyandu Kecamatan Seusai Posyandu di Pos 1
Jatengx.com, Klaten — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) turut membantu pelaksanaan kegiatan Posyandu Desa Kebonharjo, pada Selasa (4/8/2026). Kegiatan rutin tersebut menjadi bagian dari upaya pemantauan tumbuh kembang bayi dan balita sekaligus mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa.
Posyandu dilaksanakan bersama kader kesehatan, ibu-ibu PKK, dan tenaga kesehatan. Pada kesempatan tersebut, pelaksanaan pelayanan juga mendapat pemantauan langsung dari Tim Posyandu Kecamatan. Pemantauan dilakukan untuk memastikan rangkaian pelayanan berjalan tertib sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
Dalam kegiatan tersebut, Early Agatha, mahasiswa Program Studi Akuntansi Perpajakan Undip, membantu pelayanan pada Pos 1 yang berfokus pada pencatatan data bayi dan balita.
Ia bertugas mencatat identitas peserta, hasil pengukuran berat badan, tinggi badan, serta data pertumbuhan lainnya ke dalam buku administrasi Posyandu. Setelah dicatat, data diperiksa kembali untuk memastikan informasi yang tersedia lengkap dan sesuai.
Tidak hanya melakukan pencatatan, mahasiswa KKN juga membantu membandingkan hasil pengukuran terbaru dengan data pada periode sebelumnya. Perbandingan tersebut dilakukan untuk melihat perkembangan pertumbuhan bayi dan balita dari waktu ke waktu.
“Pencatatan data menjadi bagian penting dalam kegiatan Posyandu karena data tersebut dapat membantu kader dan tenaga kesehatan melihat perkembangan anak dari bulan ke bulan. Karena itu, kami berusaha memastikan data yang dicatat lengkap dan sesuai,” ujar Early Agatha.

Data hasil pencatatan kemudian menjadi bagian dari administrasi yang digunakan dalam pemantauan tumbuh kembang serta status gizi bayi dan balita di Desa Kebonharjo. Ketelitian dalam proses administrasi menjadi penting agar informasi perkembangan anak dapat terdokumentasi dengan baik.
Kegiatan Posyandu berlangsung melalui kerja sama antara kader kesehatan, ibu-ibu PKK, tenaga kesehatan, dan mahasiswa KKN Undip. Kehadiran Tim Posyandu Kecamatan juga memberikan kesempatan bagi kader untuk memperoleh evaluasi sekaligus masukan terkait pelaksanaan pelayanan di desa.
Bagi mahasiswa KKN, keterlibatan tersebut menjadi pengalaman untuk menerapkan kemampuan administrasi dalam kegiatan pelayanan masyarakat. Sementara bagi Posyandu, dukungan mahasiswa membantu proses pencatatan dan pengelolaan data peserta selama kegiatan berlangsung.
Melalui keterlibatan dalam Posyandu, mahasiswa KKN Undip berharap dapat memberikan kontribusi sederhana dalam mendukung tertib administrasi sekaligus membantu pemantauan kesehatan bayi dan balita secara berkelanjutan.
Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan di tingkat desa tidak hanya membutuhkan tenaga kesehatan, tetapi juga administrasi yang tertata. Dengan pencatatan yang akurat dan kerja sama berbagai pihak, pemantauan tumbuh kembang anak diharapkan dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Penulis: Early Agatha, Mahasiswa Akuntansi Perpajakan Universitas Diponegoro
Editor: Azis



